FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN TENTANG FAKTOR RISIKO, TINGKAT PENGENALAN GEJALA AWAL DAN CARA PENANGANAN PENYAKIT STROKE PADA KELOMPOK PEKERJA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI

NOVIDA RIZKY WARDHANI, 100911230 (2013) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN TENTANG FAKTOR RISIKO, TINGKAT PENGENALAN GEJALA AWAL DAN CARA PENANGANAN PENYAKIT STROKE PADA KELOMPOK PEKERJA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (244kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stroke merupakan penyakit tidak menular penyebab kematian menduduki peringkat atas di wilayah perkotaan menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 sekitar 28,5% penderita stroke meninggal dunia, selebihnya lumpuh sebagian atau bahkan lumpuh total dan sisanya 15% dapat sembuh total. Stroke mulai terjadi pada orang yang berusia produktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengetahuan tentang faktor risiko, tingkat pengenalan gejala awal dan cara penanganan penyakit stroke pada kelompok pekerja Institusi Pendidikan di Surabaya. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Kuesioner diberikan kepada 142 responden. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah Pengetahuan mengenai faktor resiko stroke, Pengetahuan tingkat pengenalan gejala awal stroke dan Pengetahuan cara penanganannya. Variabel bebas adalah umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Analisis data dengan menggunakan uji Chi Square dan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan faktor risiko stroke 78,9% responden dalam tingkat pengetahuan “baik” mengenai faktor risiko stroke, tingkat pengenalan gejala awal stroke metode FAST dari responden sebagian besarnya dalam kategori “tidak baik”, dan 63,4% dari responden telah mengetahui cara penanganan dengan benar. Hasil analisis yang menunjukan signifikan adalah hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan faktor risiko stroke, p = 0,020 sehingga p <α (0,05). Selanjutnya hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengenalan gejala awal stroke, p = 0,006 sehingga nilai p <α (0,05) dan nilai r yang didapatkan sebesar 0,229. Kesimpulan dari penelitian ini adalah responden dalam tingkat pengetahuan dalam kategori baik mengenai faktor risiko stroke, cara penanganan yang dilakukan sudah benar, layanan kesehatan yang dipilih juga sudah benar yaitu rumah sakit, lama waktu penanganan kurang dari 3 jam dan hanya tingkat pengenalan gejala awal stroke yang masih kurang diketahui dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 108/13 War f
Uncontrolled Keywords: stroke, employee
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB2870 Civil service. Employees of state, communal agencies, and religious corporations
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NOVIDA RIZKY WARDHANI, 100911230UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini, Dr. , dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 08 Nov 2013 12:00
Last Modified: 19 Aug 2016 06:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23149
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item