HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PENDERITA TB PARU TERHADAP KEPATUHAN BEROBAT DI KABUPATEN MERAUKE

SURATDI, 101111348 (2013) HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PENDERITA TB PARU TERHADAP KEPATUHAN BEROBAT DI KABUPATEN MERAUKE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (213kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
23152.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sepanjang tahun pemberantasan TB paru antara daerah perkotaan dan pedalaman mengalami kendala. Pada daerah pedalaman seperti Distrik Muting sulitnya mengatasi masalah ini disebabkan karena beberapa pasien masih belum menuntaskan pengobatannya, tidak patuh berobat dikarenakan kurang atau tidak adanya motivasi untuk datang secara rutin untuk memeriksakan kondisinya, sedangkan daerah perkotaan lebih dihadapkan pada permasalahan tingginya angka Droup Out. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan karakteristik, pengetahuan dan motivasi penderita TB paru terhadap kepatuhan berobat di Kabupaten Merauke. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan studi analitik dengan jenis penelitian observasional, sedangkan berdasarkan waktunya termasuk dalam penelitian cross sectional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 213 pasien, sampel penelitian diambil dengan metode cluster random sampling sebanyak 128 responden dengan TB paru BTA positif. Subjek ditarik dari populasi dengan cara pencuplikan acak sederhana. Wawancara mendalam dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam. Variabel bebas penelitian adalah karakteristik demografi : umur, jenis kelamin, status pernikahan, pekerjaan, pendapatan, suku dan pendidikan. Pengetahuan serta motivasi. Kemudian data di analisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dan pengetahuan terhadap kepatuhan berobat (p <α: 0.05), menunjukkan bahwa pendidikan p = 0,012 <α: 0.05, ada hubungan antara pendidikan terhadap kepatuhan berobat dengan besarnya pengaruh, exp (B) = 0,144, demikian juga dengan variabel pengetahuan p (1) = 0,001<α: 0.05 atau p (2) = 0,000 <α: 0.05 bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap kepatuhan berobat dengan besarnya pengaruh exp (B) = 2,647 atau exp (B) = 9,667. Sementara itu pada variabel lainya tidak ada hubungan yang bermakna. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah penderita TB paru yang berpendidikan rendah dan berpengetahuan buruk cenderung tidak patuh berobat di Kabupaten Merauke.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 111/13 Sur h
Uncontrolled Keywords: motivation, treatment compliance, pulmonary TB.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF501-504.3 Motivation
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SURATDI, 101111348UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, , S.KM., M.Kes.,UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 19 Nov 2013 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 19:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23152
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item