ANALISIS POSISI KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA PENGELASAN DI AREA WORKSHOP PT. BANGUN SARANA BAJA, GRESIK

AKBAR SATRIA BHAKTI, 100911259 (2013) ANALISIS POSISI KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA PENGELASAN DI AREA WORKSHOP PT. BANGUN SARANA BAJA, GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (322kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Bangun Sarana Baja merupakan pabrik fabrikasi dan konstruksi baja yang dalam proses kerjanya mengolah baja. Salah satu bahaya yang dialami oleh pekerja pengelasan adalah bahaya ergonomi yaitu timbulnya keluhan muskuloskeletal akibat dari posisi kerja yang tidak ergonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pengelasan di area workshop PT. Bangun Sarana Baja, Gresik. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Responden penelitian adalah pekerja pengelasan dengan kriteria inklusi yang berjumlah 15 pekerja di area workshop PT. Bangun Sarana Baja, Gresik, Jawa Timur. Variabel yang diteliti terdiri dari karakteristik individu meliputi umur, pendidikan, masa kerja, kebiasaan olahraga, , dan indeks massa tubuh . Faktor pekerjaan meliputi jam istirahat dan posisi kerja kemudian keluhan muskuloskeletal. Data yang terkumpul kemudian dideskripsikan. Penilaian posisi kerja dilakukan dengan metode RULA sedangkan penilaian keluhan muskuloskeletal dengan menggunakan Nordic Body Map. Pengukuran kuat hubungan antar variabel digunakan koefisien kontingensi (C). Hasil penelitian didapatkan mayoritas pekerja antara lain berumur < 35 tahun, dengan tingkat pendidikan SMA/Sederajat telah bekerja selama < 5 tahun, memiliki kebiasaan olahraga, indeks masa tubuh dalam kategori normal, melakukan istirahat di sela-sela waktu kerja, dan posisi kerjanya tergolong dalam kategori tinggi. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada hubungan kuar antara posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal (C= 0,545). Kesimpulannya adalah ada hubungan kuat antara posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pengelasan di area Workshop PT. Bangun Sarana Baja. Cara penanggulangan untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal adalah pihak HSE PT. Bangun Sarana Baja memberikan pendidikan atau pelatihan tentang tata cara melakukan pengelasan material dengan posisi kerja yang ergonomis dan pekerja melakukan peregangan otot setiap sebelum memulai pekerjaan agar tidak terjadi cidera otot ketika melakukan proses pengelasan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 112/13 Bha a
Uncontrolled Keywords: work position and musculoskeletal dissorders
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
AKBAR SATRIA BHAKTI, 100911259UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoeroel Widajati, , S.KM., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 19 Nov 2013 12:00
Last Modified: 22 Aug 2016 00:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23153
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item