KAITAN SINDROMA METABOLIK DAN GAYA HIDUP DENGAN GEJALA KOMPLIKASI MIKROVASKULER PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2(Studi Di Poli Penyakit Dalam RSUD Syamrabu Kabupaten Bangkalan)

MEGA YUNI WULANDARI, 101011149 (2013) KAITAN SINDROMA METABOLIK DAN GAYA HIDUP DENGAN GEJALA KOMPLIKASI MIKROVASKULER PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2(Studi Di Poli Penyakit Dalam RSUD Syamrabu Kabupaten Bangkalan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (197kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif dengan prevalensi meningkat setiap tahun dan telah menempati urutan keempat dunia pada tahun 2003. Sindroma metabolik adalah sekumpulan penyimpangan fungsi tubuh sebagai dampak dari gaya hidup modern yang mengarah pada kebiasaan hidup tidak sehat. Penderita DM tipe 2 yang disertai sindroma metabolik dapat menyebabkan gejala komplikasi mikrovaskuler. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kaitan sindroma metabolik dan gaya hidup dengan gejala komplikasi mikrovaskuler pada penderita DM tipe 2. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Kuesioner diberikan kepada 67 responden dengan cara simple random sampling. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah gejala komplikasi mikrovaskuler. Variabel bebas adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, riwayat DM pada keluarga kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok, dan sindroma metabolik. Analisis data dengan menggunakan uji Chi Square.. Prevalensi sindroma metabolik pada penelitian ini sebesar 71,6%. Responden yang memiliki kebiasan olahraga tidak teratur sebesar 89,6% dan 61,2% responden termasuk kategori tidak merokok. Hasil analisis yang menunjukan signifikan adalah hubungan antara kebiasaan olahraga dengan gejala komplikasi mikrovaskuler, p = 0,021 sehingga p <α (0,05) dan hubungan antara sindroma metabolik dengan gejala komplikasi mikrovaskuler, p = 0,000 sehingga p <α (0,05). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah sindroma metabolik dan gaya hidup dapat mempengaruhi risiko gejala komplikasi mikrovaskuler pada penderita DM tipe 2. Gaya hidup yang tidak baik pada seseorang cenderung mengalami sindroma metabolik dan mempengaruhi terjadinya gejala komplikasi mikrovaskuler.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 128/13 Wul k
Uncontrolled Keywords: type 2 diabetes mellitus
Subjects: R Medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MEGA YUNI WULANDARI, 101011149UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Atoillah Isfandiari, , dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 19 Nov 2013 12:00
Last Modified: 22 Aug 2016 05:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23169
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item