PERILAKU JAJAN ANAK DAN IDENTIFIKASI HAZARD PADA JAJANAN NONLABEL DI LINGKUNGAN SDN BULAK RUKEM II SURABAYA

ELDINI ELMI GAYUHANEKI, 100911203 (2013) PERILAKU JAJAN ANAK DAN IDENTIFIKASI HAZARD PADA JAJANAN NONLABEL DI LINGKUNGAN SDN BULAK RUKEM II SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (230kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Jajanan nonlabel adalah jajanan yang tidak mempunyai label, merk, nomor pendaftaran, tanda kadaluarsa pada kemasan. Jajanan yang aman tidak mengandung hazard fisik, kimia, biologi. SDN Bulak Rukem II Surabaya merupakan sekolah yang menurut penelitian DKK Surabaya (2012) terdapat TPM yang higiene dan sanitasinya tidak memenuhi syarat. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari perilaku jajan anak dan mengidentifikasi hazard jajanan nonlabel di lingkungan tempat penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang bangun cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pedagang jajanan nonlabel dan siswa kelas V. Sampel penelitian adalah total dari populasi yaitu 9 pedagang, 37 anak, 13 jajanan nonlabel. Variabel penelitian adalah faktor predisposisi, pemungkin, penguat, karakteristik anak, perilaku jajan anak, higiene pedagang, serta hazard pada jajanan. Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, uji laboratorium untuk pemeriksaan salmonella dan borak. Data disajikan secara naratif dan tabulasi kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor predisposisi berupa pengetahuan anak baik (94,6%), sikap baik (64,9%). Faktor pemungkin berupa jumlah uang saku anak cukup (91,9%), mayoritas mendapat informasi kurang memadai (75,7%), ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah kurang memadai. Faktor penguat berupa alasan membeli jajanan karena ajakan teman (40,5%), mayoritas anak mendapat pengawasan aktif dari guru dan orangtua (67,6%), serta tidak terdapat peraturan kebijakan sekolah. Mayoritas anak berusia 11 tahun yaitu 37,9% laki-laki dan 62,1% perempuan. Perilaku jajan anak cukup (56,8%), higiene pedagang mayoritas baik (55,6%). Pada sampel jajanan nonlabel, tidak terdapat hazard fisik (rambut) maupun kimia berupa borak dan penggunaan Styrofoam untuk tempat jajanan, semua jajanan menggunakan plastik sebagai pembungkus dan penutupnya, dan beberapa menggunakan koran (11,1%). Tidak terdapat hazard biologi berupa kecoa dan salmonella, namun terdapat lalat (33,3%). Pihak sekolah hendaknya memberikan pengetahuan kepada siswa dan pedagang mengenai jajanan yang aman. Pedagang dihimbau untuk mengganti plastik dengan pembungkus food grade, bagi orangtua disarankan mengganti uang saku dengan bekal makanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 134/13 Gay p
Uncontrolled Keywords: child snacking behavior
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM811-821 Deviant behavior. Social deviance
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ELDINI ELMI GAYUHANEKI, 100911203UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRetno Adriyani, , S.T., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 19 Nov 2013 12:00
Last Modified: 23 Aug 2016 04:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23175
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item