ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN MENGIKUTI SENAM LANSIA (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya)

ZAHRONA KUSUMA DEWI, 100911163 (2013) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN MENGIKUTI SENAM LANSIA (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (232kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lansia adalah penduduk yang menjalani proses penuaan dan biasanya mengalami penyakit degeneratif. Penduduk lansia Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap tahun. Begitu pula jumlah lansia di Surabaya, akan tetapi angka harapan hidup Surabaya (55 tahun) lebih rendah dari angka harapan hidup Jawa Timur (70,3 tahun) pada tahun 2010. Diperlukan suatu upaya untuk mempertahankan kebugaran dan kesehatan lansia yaitu melalui senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan mengikuti senam lansia di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua lansia baik laki-laki maupun perempuan dan terjangkau program. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel adalah 82. Data yang digunakan adalah data primer (kuesioner) dan data sekunder yang dianalisis menggunakan uji chi square dengan kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik lansia mayoritas kelompok pra lansia (56,1%), perempuan (90,2%), berpendidikan sekolah dasar (47,6%), dan tidak bekerja (63,4%). Responden lansia awal maupun lansia sama-sama tidak aktif mengikuti senam lansia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p=0,000 dan coef=0,427), sikap (p=0,003 dan coef=0,329), dukungan kader (p = 0,008, coef = 0,303) dengan keikutsertaan senam lansia. Motivasi (p=1,000), kondisi kesehatan (p=1,000), ketersediaan informasi (p=0,365), dukungan keluarga (p=0,603), dan dukungan sebaya (0,084) tidak berhubungan dengan keikutsertaan senam lansia. Lansia yang tidak aktif lebih banyak memiliki penyakit degeneratif yaitu reumatik, hipertensi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan kader dengan keikutsertaan mengikuti senam lansia. Saran bagi posyandu dan puskesmas adalah memberikan penambahan informasi melalui penyuluhan, kader lebih giat mengajak lansia mengikuti senam lansia, dan meningkatkan pembinaan pada kader.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 135/13 Dew a
Uncontrolled Keywords: elderly
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ZAHRONA KUSUMA DEWI, 100911163UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, , S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 19 Nov 2013 12:00
Last Modified: 23 Aug 2016 04:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23176
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item