HUBUNGAN KECUKUPAN ZAT GIZI DAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BALITA(Studi Di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun)

ELISA INDAH KUSUMANINGRUM, 100911024 (2013) HUBUNGAN KECUKUPAN ZAT GIZI DAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BALITA(Studi Di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (459kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu masalah yang berkaitan dengan gizi adalah kekurangan gizi yang umumnya diderita oleh balita. Penyebab langsung kekurangan gizi yaitu asupan zat gizi dan penyakit infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan kecukupan zat gizi dan penyakit infeksi dengan status gizi balita. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada 54 balita. Balita dipilih secara proportional random sampling. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact dan Pearson Correlation (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan status gizi menurut indeks BB/U dengan kecukupan energi, protein, kalsium, zat besi, seng, dan asupan energi, vitamin A, kalsium, zat besi, serta dengan kejadian sakit dan frekuensi sakit. Sedangkan indeks TB/U menunjukkan tidak ada hubungan dengan kecukupan energi, protein, kalsium, zat besi, seng, dan asupan energi, protein, vitamin A, kalsium, zat besi, seng, serta dengan kejadian sakit. Tidak terdapat hubungan antara indeks BB/TB dengan kecukupan energi, protein, kalsium dan seng, dan asupan kalsium, zat besi, serta dengan kejadian sakit dan frekuensi sakit. Sebaliknya, status gizi berdasarkan indeks BB/U menunjukkan ada hubungan dengan asupan protein (p=0,035) dan seng (p=0,025). Status gizi dengan indeks TB/U menunjukkan ada hubungan dengan frekuensi sakit (p=0,025). Status gizi berdasarkan indeks BB/TB menunjukkan ada hubungan dengan kecukupan zat besi (p=0,048), asupan energi (p=0,019), protein (p=0,008), kalsium (p=0,033) dan seng (p=0,016). Hubungan antara kecukupan vitamin A dengan status gizi balita tidak dapat dilakukan uji statistik karena tidak adanya variasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah status gizi menurut indeks BB/U berhubungan dengan asupan protein dan seng, indeks TB/U berhubungan dengan frekuensi sakit dan BB/TB berhubungan dengan kecukupan zat besi, asupan energi, protein, kalsium, serta seng. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan konsumsi seng untuk mengurangi risiko stunting dan konsumsi protein, vitamin A, zat besi serta seng untuk mengurangi frekuensi penyakit infeksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 142/13 Kus h
Uncontrolled Keywords: nutritional status
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ELISA INDAH KUSUMANINGRUM, 100911024UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTriska Susila Nindya, , S.KM., M.PH.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 19 Nov 2013 12:00
Last Modified: 23 Aug 2016 07:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23182
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item