HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH DENGAN GEJALA KOMPLIKASI MIKROVASKULER PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA

ALFIAH KUSUMA WARDANI, 100911219 (2013) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH DENGAN GEJALA KOMPLIKASI MIKROVASKULER PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (390kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
23212.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat. WHO memprediksi bahwa Diabetes akan menjadi 7 besar penyakit yang akan menyebabkan kematian di tahun 2030. Banyak penderita diabetes mellitus yang belum menyadari bahwa mereka menderita diabetes mellitus sehingga penderita tersebut mengalami komplikasi. Peningkatan jumlah penderita diabetes mellitus yang mengalami komplikasi dapat disebabkan oleh pengendalian kadar gula darah yang tidak baik dan kurangnya dukungan dari keluarga. Komplikasi diabetes mellitus ada 2 macam ; komplikasi makrovaskuler dan komplikasi mikrovaskuler. Komplikasi yang diteliti pada penelitian ini adalah komplikasi mikrovaskuler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis antara dukungan keluarga dan pengendalian kadar gula darah dengan kejadian gejala komplikasi mikrovaskuler pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Jagir Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan sampel penelitian penderita diabetes mellitus yang mengalami diabetes mellitus ≥ 5 tahun sebanyak 34 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling, sedangkan pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan Uji Chi Square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan gejala komplikasi mikrovaskuler (p=0,069) namun ada hubungan antara pengendalian kadar gula darah dengan gejala komplikasi mikrovaskuler (p=0,002). Gejala mikrovaskuler yang sering dialami oleh penderita diabetes mellitus di Puskesmas Jagir adalah gejala komplikasi neuropati. Proporsi penderita diabetes mellitus yang mendapatkan dukungan keluarga sebesar 55,9% sedangkan proporsi penderita diabetes mellitus yang melakukan pengendalian kadar gula darah dengan baik berjumlah 50%. Diharapkan kepada penderita diabetes mellitus untuk melakukan kontrol diet makan dan olahraga secara teratur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 171/13 War h
Uncontrolled Keywords: blood sugar levels control
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ALFIAH KUSUMA WARDANI, 100911219UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Atoillah Isfandiari, dr., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 26 Nov 2013 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 21:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23212
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item