HUBUNGAN SUHU DAN KELEMBAPAN LINGKUNGAN RUMAH TERHADAP KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH PUSKESMAS KESAMBEN, KABUPATEN JOMBANG

MAHARDIKA NILA KHRISNAWATI, 101111383 (2013) HUBUNGAN SUHU DAN KELEMBAPAN LINGKUNGAN RUMAH TERHADAP KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH PUSKESMAS KESAMBEN, KABUPATEN JOMBANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (425kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM 179-13 Khr h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007, TB adalah penyebab kematian kedua pada kelompok semua umur setelah stroke yaitu sebesar 7,5%. Presentase Case Detection Rate (CDR) Jawa Timur pada tahun 2010 sebesar 58,2% sehingga Jawa Timur menempati peringkat ke 14 dari 34 propinsi yang ada di Indonesia. Di wilayah kerja Puskesmas Kesamben diketahui bahwa pada tahun 2011 dan 2012 merupakan kasus TB paru tertinggi di Kabupaten Jombang dan kasusnya selalu meningkat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh suhu dan kelembapan udara serta kesehatan lingkungan rumah terhadap kejadian TB Paru BTA Positif. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode kasus-kontrol. Subyek penelitian adalah 27 sampel kasus yang pernah berobat ke Puskesmas Kesamben pada tahun 2012, dan 27 sampel kontrol yang memiliki kriteria sama seperti sampel kasus. Uji statistik yang digunakan adalah Chi square dan regresi logistik. Sebagian besar responden pada kelompok kasus berusia 18-30 tahun (35,7%) dan memiliki tingkat pendidikan rendah (48,2%) dengan jenis kelamin laki-laki (55,5%). Kelompok kontrol sebagian besar berusia 18-37 tahun (25,9%) dan memiliki tingkat pendidikan tinggi (40,8%) dengan jenis kelamin laki-laki (51,8%). Variabel kesehatan lingkungan rumah berhubungan terhadap kejadian TB Paru pada responden (p<0,05). Variabel kesehatan lingkungan rumah berpengaruh terhadap kejadian TB Paru pada responden (sig<0,05). Variabel pada kesehatan lingkungan rumah yang berpengaruh terhadap kejadian TB Paru pada responden meliputi komponen rumah, sarana sanitasi dan perilaku penghuni (sig<0,05). Indikator penilaian suhu dan kelembapan udara yang berpengaruh terhadap kejadian TB Paru hanya kelembapan udara (sig<0,05), sedangkan penilaian suhu udara tidak berpengaruh terhadap kejadian TB Paru (sig>0,05). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah kesehatan lingkungan rumah berpengaruh terhadap kejadian TB Paru pada responden. Disarankan agar ada upaya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan rumah serta memperbaiki aspek yang berhubungan dengan suhu dan kelembapan udara rumah untuk menurunkan risiko terjadinya TB Paru pada responden.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 179/13 Rah a
Uncontrolled Keywords: Pulmonary TB
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MAHARDIKA NILA KHRISNAWATI, 101111383UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRirih Yudhastuti, Dr., Drh., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 26 Nov 2013 12:00
Last Modified: 29 Aug 2016 07:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23220
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item