HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG TERHADAP PENGGUNAAN BORAKS DALAM MAKANAN DAN JAJANAN BUKA PUASA (Studi pada pedagang makanan dan jajanan buka puasa di halaman Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya)

HANAVIA WAHYU HIDAYATI, 100911179 (2013) HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG TERHADAP PENGGUNAAN BORAKS DALAM MAKANAN DAN JAJANAN BUKA PUASA (Studi pada pedagang makanan dan jajanan buka puasa di halaman Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (122kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM 188-13 Hid h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan (BTP) menyebutkan bahwa boraks merupakan zat pengawet yang dilarang penggunaannya dalam makanan. Namun, sering ditemui pedagang yang menggunakan boraks dalam makanan yang dijualnya, terutama pada makanan dan jajanan buka puasa ketika Bulan Ramadhan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara karakteristik responden , pengetahuan, dan sikap pedagang dengan penggunaan boraks dalam makanan dan jajanan buka puasa di halaman Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pengumpulan data secara crossectional. Populasi penelitian adalah pedagang makanan dan jajanan buka puasa di halaman Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Tahun 2013. Sampel diambil secara systematic random sampling dan didapatkan sebanyak 36 orang. Variabel yang diteliti antara lain variabel bebas yang meliputi karakteristik responden (jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, lama berjualan, penghasilan), tingkat pengetahuan dan sikap pedagang, serta variabel terikat dalam penelitian ini yaitu tindakan penggunaan boraks. Teknik analisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil laboratorium pengujian boraks secara kualitatif pada makanan dan jajanan buka puasa ditemukan 9 dari 36 sampel (25 %) positif mengandung boraks. Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% untuk mengetahui hubungan antar variabel menunjukkan bahwa hanya variabel tingkat pendidikan yang berhubungan dengan tindakan penggunaan boraks dalam makanan dan jajanan (p < 0,05). Kesimpulan yang dapat diambil adalah tingkat pendidikan pedagang memiliki hubungan dengan tindakan penggunaan boraks dalam makanan dan jajanan buka puasa. Semakin rendah tingkat pendidikan maka semakin tinggi peluang pedagang untuk menggunakan boraks ke dalam makanan dan jajanan buka puasa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 188/13 Hid h
Uncontrolled Keywords: foods and snacks for break fasting
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HANAVIA WAHYU HIDAYATI, 100911179UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoedjajadi, Prof.,dr.,M.S.,Ph. D.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 16 Dec 2013 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 04:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23229
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item