ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN (ARKL) KADAR OZON (O3) DAN KELUHAN PERNAFASAN PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN KETABANG KALI DAN JALAN SIMPANG DUKUH KOTA SURABAYA

SHEILA SACHAVANIA, 101111304 (2013) ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN (ARKL) KADAR OZON (O3) DAN KELUHAN PERNAFASAN PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN KETABANG KALI DAN JALAN SIMPANG DUKUH KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (470kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM 207-13 Sac a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pencemaran udara dewasa ini diyakini telah memberikan sumbangan yang tidak sedikit terhadap meningkatnya kejadian penyakit yang berkaitan dengan pernafasan, terutama dikota besar. Penyebab utama pencemaran udara tersebut adalah gas buang aktifitas transportasi umum dan pribadi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis risiko kesehatan lingkungan pajanan O3 pada Pedagang Kaki Lima di jalan Ketabang Kali (A) dan jalan Simpang Dukuh (B) Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional, sebagai responden 16 Pedagang Kaki Lima dengan kriteria utama tidak merokok, lama kerja ≥ 8 jam per hari, masa kerja ≥ 5 tahun, berjualan secara menetap, tidak menderita sakit yang berhubungan dengan paru dan saluran pernafasan. Variabel penelitian adalah kadar O3 sebagai variabel bebas dan keluhan pernafasan sebagai variabel terikat. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan kajian ARKL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden di jalan A dan jalan B, sebesar 43,75% mengeluhkan batuk, masing – masing sebesar 25% mengeluhkan produksi dahak dan sesak nafas, sedangkan sebesar 6,25% mengeluhkan nafas cepat saat beraktivitas. Pada perhitungan tingkat risiko untuk efek non karsinogenik atau RQ (Risk Quotient) menunjukkan bahwa semua hasil perhitungan nilai RQ dari responden adalah < 1 yang berarti bahwa pajanan ozon secara inhalasi pada Pedagang Kaki Lima yang berjualan di jalan A dan jalan B berdasarkan perhitungan dari nilai default dan data faktor pemajanan untuk asupan jalur pajanan inhalasi adalah masih aman dengan laju asupan udara sebesar 0,83 m3/jam untuk frekuensi pajanan 336 hari/tahun hingga 30 tahun mendatang. Paparan ozon yang terus menerus dalam konsentrasi yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat salah satunya dapat menyebabkan gangguan pernafasan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi perlu dilakukan tindakan untuk meminimalisasi peningkatan kadar ozon di udara ambien serta dampaknya bagi kesehatan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 207/13 Sac a
Uncontrolled Keywords: Environmental Health Risk Assessment
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SHEILA SACHAVANIA, 101111304UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorCorie Indria Prasasti, , S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 16 Dec 2013 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 11:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23248
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item