KADAR SAKARIN PADA ES KELAPA MUDA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK SERTA PENGETAHUAN PEDAGANG DI KECAMATAN PARE KEDIRI

NASTITI MUGI LESTARI, 100911034 (2013) KADAR SAKARIN PADA ES KELAPA MUDA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK SERTA PENGETAHUAN PEDAGANG DI KECAMATAN PARE KEDIRI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (461kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM 236-13 Les k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Es kelapa muda merupakan salah satu minuman yang mengunakan pemanis sakarin. Penggunaan sakarinyang melebihi nilai ambang batas dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada konsumen misalnya dalam jangka pendek dapat mengakibatkan batuk, sakit tenggorokan, dan sakit perut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kadar sakarin pada es kelapa muda yang dijajakan di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dengan karakteristik serta pengetahuan pedagang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan studi design cross sectional. Sampel pada penelitian ini sejumlah 15 orang pedagang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah karakteristik dan pengetahuan pedagang, sedangkan variabel terikat adalah kadar sakarin pada es kelapa muda. Dari 15 sampel es kelapa muda di Kecamatan Pare Kediri 14 sampel positif mengandung sakarin dan satu sampel tidak mengandung sakarin. Pada sampel yang positif mengandung sakarin, terdapat satu sampel yang melebihi nilai ambang yaitu 567,18 mg/l. Berdasarkan hasil penelitian 10 pedagang (66,7%) mempunyai karakteristik pedagang dengan kategori kurang baik dan 11 pedagang (73,3%) mempunyai pengetahuan tentang sakarin dengan kategori baik. Tidak ada hubungan antara kadar sakarin pada es kelapa muda dengan karakteristik serta pengetahuan pedagang (hasil analisis Fisher’s Exact Test, keduanya p>0,05).. Disimpulkan bahwa 14 (93,3%) sampel positif mengandung sakarin, terdapat satu (7,14%) sampel yang melebihi nilai ambang yaitu 567,18 mg/l. Satu sampel (6,67%) tidak mengandung sakarin dan tidak ada hubungan antara kadar sakarin pada es kelapa muda dengan karakteristik serta pengetahuan pedagang. Disarankan bagi pedagang tidak menggunakan sakarin dan apabila menggunakan sakarin diharapkan sesuai dengan nilai ambang batas yang telah ditetapkan. Bagi pemerintah melakukan pengawasan terhadap penggunaan sakarin dan memberikan tindakan tegas pada pedagang yang menggunakan sakarin melebihi nilai nilai ambang batas. Bagi masyarakat supaya memahami cara-cara dalam memilih minuman jajanan yang baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 236/13 Les k
Uncontrolled Keywords: saccharine level
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NASTITI MUGI LESTARI, 100911034UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoedjajadi, Prof. , dr., M. S., Ph. D.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 17 Dec 2013 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 07:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23276
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item