HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK INDIVIDU, FAKTOR RISIKO ERGONOMIS DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA KONSTRUKSI PT.X

AYU FITRIASIH MARGARINI, 101111280 (2013) HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK INDIVIDU, FAKTOR RISIKO ERGONOMIS DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA KONSTRUKSI PT.X. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (436kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM 244-13 Mar h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan cedera atau penyakit pada sistem syaraf atau jaringan seperti otot, tendon, ligament, tulang sendi, tulang rawan ataupun pembuluh darah. Keluhan musculoskeletal adalah keluhan pada bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan ringan hingga keluhan yang terasa sangat sakit. Hal ini bila tidak diperhatikan akan dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor karakteristik individu, faktor risiko ergonomis dengan keluhan subjektif MSDs pada pekerja konstruksi PT.X. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan cara observasional. Subjek ditarik dari populasi dengan cara purposive sampling. Sampel yang didapatkan dalam penelitian ini sebanyak 52 responden. Dilakukan wawancara mendalam dengan bantuan lembar kuesioner untuk mendapatkan informasi tentang variabel-variabel yang diteliti. Variabel bebas penelitian adalah umur, masa kerja, kebiasaan merokok, waktu istirahat dan faktor risiko ergonomis meliputi postur tubuh tidak alamiah, gerakan perulangan, dan pekerjaan statis. Analisa data yang digunakan adalah uji kontingensi (C). Hasil penelitian yang didapatkan yaitu terdapat 42,3% pekerja mengalami keluhan MSDs tingkat rendah, 50% pekerja mengalami keluhan MSDs tingkat sedang, 7,7% pekerja mengalami keluhan MSDs tingkat tinggi. Uji statistik menggunakan uji kontingensi yang dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara umur dengan keluhan MSDs (p=0,018), masa kerja dengan keluhan MSDs (p=0,027). Faktor karakteristik individu yang menunjukkan adanya hubungan dengan keluhan MSDs yaitu umur dan masa kerja serta faktor risiko ergonomis. Peregangan otot perlu dilakukan untuk meminimalisasikan timbulnya risiko keluhan MSDs pada pekerja konstruksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 244/13 Mar h
Uncontrolled Keywords: Ergonomic risk factors
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
AYU FITRIASIH MARGARINI, 101111280UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Martiana, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 17 Dec 2013 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 02:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23283
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item