EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI PUSKESMAS KABUPATEN BANGKALAN TAHUN 2012 (Pada Program Penemuan Penderita Pneumonia Balita)

DINING FIJRI RADINA, 100911159 (2013) EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI PUSKESMAS KABUPATEN BANGKALAN TAHUN 2012 (Pada Program Penemuan Penderita Pneumonia Balita). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (336kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM.266-13 Rad e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah jenis dan mutu pelayanan dasar yang wajib dilaksanakan pemerintah dan merupakan hak warga negara. Salah satu program yang masuk dalam adalah Penemuan Penderita Pneumonia Balita. Penemuan Penderita Pneumonia Balita adalah indikator dengan capaian terendah diantara indikator lainnya di Kabupaten Bangkalan Tahun 2012, hanya 48,10% dari target 100%. Tujuan penelitian adalah menganalisis program penemuan penderita pneumonia balita berdasarkan input, proses, dan output program. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode observasional dan rancang bangun cross sectional. Wawancara dan observasi dilaksanakan pada 10 Puskesmas Kabupaten Bangkalan. Variabel penelitian adalah Input program (data pasien Pneumonia balita, Sumber Daya Manusia, logistik, dan pendanaan), Proses program (perencanaan, pelayanan penderita, penemuan kasus, penyuluhan, pelatihan, kerjasama dan kemitraan, monitoring, penyusunan laporan, dan evaluasi) dan Output (capaian target). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data tersedia lengkap, ketersediaan SDM hampir lengkap, ketersediaan dan kecukupan logistik lengkap, ketersedian dan kecukupan pendanaan hampir terpenuhi. pelatihan dan penyusun laporan terkategori baik, kemudian untuk pelaksanaan perencanaan, pelayanan penderita, dan evaluasi cukup baik, sedangkan penemuan kasus, kerjasama-kemitraan, penyuluhan dan monitoring terkategori kurang baik. pencapaian target (target Nasional dan Kabupaten) tergolong kurang baik karena hampir semua Puskesmas tidak memenuhi target capaian. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah ada hubungan antara input dengan proses, jika input tidak sesuai dengan petunjuk teknis maka proses juga tidak sesuai dengan petunjuk teknis. Terdapat hubungan pula antara proses dengan output, jika proses tidak sesuai petunjuk teknis, maka output juga tidak sesuai dengan petunjuk teknis. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka Puskesmas di Kabupatan Bangkalan diharapkan bisa melaksanakan input dan proses berdasarkan petunjuk teknis (penemuan penderita pneumonia balita) yang secara langsung mempengaruhi tercapainya target.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 266/13 Rad e
Uncontrolled Keywords: TODDLER PNEUMONIA
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DINING FIJRI RADINA, 100911159UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNyoman Anita Damayanti, Dr. , drg., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 23 Dec 2013 12:00
Last Modified: 03 Sep 2016 05:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23307
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item