HUBUNGAN KESIAPAN INDIVIDU DENGAN KESIAPAN ORGANISASI DALAM PELAKSANAAN SJSN (Studi di RSUD Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya)

ELLA FAIQOTUS SHOLVIAH, 100911181 (2013) HUBUNGAN KESIAPAN INDIVIDU DENGAN KESIAPAN ORGANISASI DALAM PELAKSANAAN SJSN (Studi di RSUD Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (478kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM.268-13 Sho h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan suatu tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial yang salah satunya adalah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan akan mulai diberlakukan 1 Januari 2014. Program JKN akan diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Guna menghadapi pelaksanaan SJSN, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas kesehatan perlu mempersiapkan diri agar dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien SJSN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kesiapan individu dan kesiapan organisasi RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Kota Surabaya dalam pelaksanaan SJSN. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode observasional dan rancang bangun cross sectional. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 72 orang (10 dokter, 56 perawat, 6 bidan). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan RSUD BDH Kota Surabaya yang pernah mendengar tentang SJSN secara individu siap dalam pelaksanaan SJSN. Sebagian besar karyawan memiliki tingkat kesiapan kognitif individu yang tinggi dan kesiapan afektif individu yang sedang. Sedangkan organisasi RSUD BDH Kota Surabaya menurut sebagian besar karyawannya yang pernah mendengar tentang SJSN siap dalam pelaksanaan SJSN. Hasil dari uji statistik menunjukkan bahwa kesiapan individu tidak berhubungan dengan kesiapan organisasi (p = 1; α = 0,1; phi = -0,096). Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yaitu kesiapan individu tidak berhubungan dengan kesiapan organisasi dalam pelaksanaan SJSN. Hal ini dikarenakan kesiapan individu merupakan bagian kecil dari faktor yang secara tidak langsung berhubungan dengan kesiapan organisasi untuk berubah. Oleh karena itu RSUD BDH Kota Surabaya dan peneliti lain perlu mempertimbangkan faktor change valence (manfaat perubahan bagi organisasi) dan informational assessment (pengukuran informasi) yang secara langsung berhubungan dengan kesiapan organisasi untuk berubah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 268/13 Sho h
Uncontrolled Keywords: INDIVIDUAL READINESS FOR CHANGE
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ELLA FAIQOTUS SHOLVIAH, 100911181UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNyoman Anita Damayanti, Dr., drg., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 23 Dec 2013 12:00
Last Modified: 03 Sep 2016 06:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23309
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item