HUBUNGAN BERAT BEBAN DENGAN LOKASI DAN TINGKAT KELUHAN OTOT MENGGUNAKAN NORDIC BODY MAP (NBM)

Chomah, Esti, NIM. 100411467 (2009) HUBUNGAN BERAT BEBAN DENGAN LOKASI DAN TINGKAT KELUHAN OTOT MENGGUNAKAN NORDIC BODY MAP (NBM). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-chomahesti-9789-fkm350-k.pdf

Download (357kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-chomahesti-8345-fkm350-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Beban angkat jinjing optimal sangat menentukan produktivitas tenaga kerja yang harus melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan lifting and carrying. Berat beban angkat jinjing yang berlebihan akan mengakibatkan timbulnya muscular strain yang akan membahayakan kesehatan tenaga kerja. Keluhan kesehatan musculoskeletal merupakan masalah bagi suatu perusahaan yang harus segera diatasi agar tidak menjadi penghambat bagi perusahaan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga menjadi sesuatu yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antara berat beban dengan lokasi dan tingkat keluhan otot dengan pendekatan Nordic Body Map (NBM) pada pekerja angkat jinjing. Penelitian ini dapat digunakan untuk mengetahui distribusi lokasi keluhan otot pada tubuh pekerja angkat jinjing. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental. Orang coba adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang berusia produktif, sehat saat penelitian (ditentukan oleh pemeriksaan dokter) sebanyak 43 mahasiswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober sampai dengan 12 November 2007. Berat beban sebagai variabel bebas sedangkan lokasi dan tingkat keluhan otot (muscular strain) sebagai variabel tergantung. Data yang diperoleh kemudian akan dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Pearson dan Spearman untuk mengetahui kuat hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara berat beban dengan lokasi keluhan otot pekerja angkat jinjing (p<0,05), dimana lokasi yang mengalami keluhan seiring dengan bertambahnya berat beban adalah bahu kiri, bahu kanan, punggung, pergelangan tangan kanan, lutut kiri, lutut kanan, pergelangan kaki kiri, dan pergelangan kaki kanan dan tidak ada hubungan antara berat beban dengan tingkat keluhan otot dikarenakan pengukuran tingkat keluhan otot dilakukan dengan pendekatan subyektif. Disarankan agar perusahaan yang mempunyai tenaga kerja dengan pekerjaan angkat jinjing, untuk memperhatikan berat beban optimal yang diangkat dan dijinjing agar tidak menimbulkan keluhan otot pada bagian tubuh tertentu dengan tingkat keluhan berat. Penelitian dengan pendekatan obyektif menggunakan alat Visual Analag Scale (VAS) untuk mengetahui tingkat keluhan otot perlu dilakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 35/08 Cho h
Uncontrolled Keywords: LIFTING AND CARRYING
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
Chomah, Esti, NIM. 100411467UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorErwin Dyah N., dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 13 Jan 2009 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 08:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23395
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item