BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF AKIBAT DEBU BAGASSE PADA TENAGA KERJA PT KARYA KOMPOS BAGAS MOJOKERTO

Hayati, Kemala, NIM. 100630313 (2009) BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF AKIBAT DEBU BAGASSE PADA TENAGA KERJA PT KARYA KOMPOS BAGAS MOJOKERTO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-hayatikema-9782-fkm310-k.pdf

Download (383kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-hayatikema-8348-fkm310-b.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT Karya Kompos Bagas merupakan perusahaan dibidang Agro Industri, dengan hasil produk berupa makanan jamur Champignon.dalam kemasan. Budidaya jamur tersebut membutuhkan kompos sebagai media. Bahan yang dipergunakan dalam pembuatan kompos adalah ampas tebu (bagase). Ampas tebu tersebut dapat menjadi debu yang mencemari lingkungan kerja. Lingkungan kerja yang tercemari oleh debu tersebut dapat menganggu kesehatan tenaga kerja. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui keluhan subjektif pada tenaga kerja di unit produksi kompos dan faktor yang berhubungan dengan keluhan tersebut. Manfaat penelitian ini adalah sebagai digunakan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan upaya pengendalian debu bagasse di pabrik. Penelitian ini bersifat observasional analitik. Data diperoleh dengan wawancara secara langsung, kuisioner dan observasi. Berdasarkan waktunya penelitian ini merupakan penelitian cross sectional, dengan sampel 44 responden diambil secara random. Hubungan antar variable diuji dengan chi-square dan Spearman. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2007- Mei 2008. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada unit produksi kompos PT Karya Kompos Bagas memiliki tenaga kerja yang sebagian besar berusia muda yaitu < 30 th (56,8 %), tingkat pendidikan menengah (61,4 %), masa keda >5 th (61,4%), tidak memiliki riwayat penyakit (77,3%), memiliki kebiasaan merokok (56,8%), memiliki kebiasaan olah raga (77,3%), dengan kebiasaan memakai masker (81,4%) dan mengalami keluhan subjektif (72,7%) Dari hasil uji statistik chi square dengan α =0,05 menunjukkan tidak ada hubungan antara keluhan subjektif yang dialami oleh tenaga kerja dengan umur tenaga kerja, tetapi ada hubungan antara keluhan subjektif dengan kebiasaan merokok. Hasil uji statistik Fisher dengan α =0,05 menunjukkan tidak ada hubungan antara keluhan subjektif dengan tingkat pendidikan dan kebiasaan memakai APD masker, tetapi menunjukkan ada hubungan antara keluhan subjektif yang dialami tenaga kerja dengan masa kerja, riwayat penyakit yang pernah diderita dan kebiasaan berolah raga. Berdasarkan penelitian diatas disarankan pada perusahaan untuk memberikan masker yang tepat untuk mengurangi efek pajanan debu yaitu masker jenis N95, pemberikan masker minimal 2-3 hari sekali, pemeriksaan kesehatan, olah raga bersama minimal 3 kali seminggu, dan dibentuk kebijakan tentang penggunaa APD untuk tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 31/08 Hay b
Uncontrolled Keywords: BAGASSE; WORK ENVIRONMENT
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
Hayati, Kemala, NIM. 100630313UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti, Dra.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 13 Jan 2009 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 09:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23398
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item