EVALUASI SISTEM SURVEILANS MENINGITIS MENINGOKOKUS PADA JEMAAH HAJI OLEH KKP SURABAYA

Gurning, Bernadetta Helena, NIM. 100630248 (2009) EVALUASI SISTEM SURVEILANS MENINGITIS MENINGOKOKUS PADA JEMAAH HAJI OLEH KKP SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-gurningber-10994-abstract.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-gurningber-10322-fkm185-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berkumpulnya populasi yang besar seperti jemaah haji dari berbagai negara di Arab Saudi dapat menjadi faktor risiko penyebaran kuman dan penyakit berpotensi wabah seperti meningitis meningokokus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sistem surveilans Meningitis meningokokus pada jemaah haji oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Surabaya berdasarkan komponen input-proses-output dan menilai sistem tersebut berdasarkan aribut sistem surveilans.Penelitian ini merupakan evaluation study terhadap pelaksanaan sistem surveilans Meningitis meningokokus di KKP Surabaya tahun 2007. Variabel yang diteliti adalah komponen sistem surveilans (input, proses, output) dan atribut sistem surveilans (kesederhanaan, fleksibilitas, akseptabilitas, sensitivitas, nilai prediktif positif, kerepresentatifan, ketepatan waktu, kualitas data dan stabilitas). Hasil penelitian menunjukkkan bahwa pada kegiatan surveilans saat embarkasi didapatkan 24 CJH (0,06%) yang belum divaksin, sedangkan saat debarkasi berdasarkan pemantauan CJH dan kartu kewaspadaan kesehatan jemaah haji (K3JH) tidak ditemukan kasus Meningitis meningokokus. Pada komponen input diperoleh hasil kuantitas dan kualitas tenaga yang belum memenuhi indikator penyelenggaraan surveilans dan belum adanya format baku untuk pelaporan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan surveilans sudah berjalan dengan baik dan menghasilkan informasi epidemiologi yang dapat digunakan, namun diseminasi informasinya belum maksimal. Berdasarkan atributnya, sistem surveilans Meningitis meningokokus sudah sederhana, fleksibel, akseptebel, representatif, tepat waktu, stabilitas dan kualitas data terjamin. Sensitifitas dan Nilai Prediktif Positif (NPP) tidak dapat dinilai. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah pelaksanaan sistem surveilans Meningitis meningokokus oleh KKP Surabaya secara umum sudah cukup baik untuk mencegah faktor risiko dan cegah tangkal penyakit menular Meningitis meningokokus pada jemaah haji di portal of entry. Saran dari hasil penelitian ini adalah diharapakan menambah tenaga surveilans baik secara kualitas dan kuantitas, serta implementasi pengembangan format baku untuk kegiatan surveilans Meningitis meningokokus di portal of entry.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC FKM. 185/08 Gur e
Uncontrolled Keywords: NEISSERIA MENINGITIDIS � MENINGOCOCCUS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP174-190 The practice of Islam
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA648.5-767 Epidemics. Epidemiology. Quarantine. Disinfection
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
Gurning, Bernadetta Helena, NIM. 100630248UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAtik Choirul Hidajah, dr., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Oct 2009 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 03:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23415
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item