HUBUNGAN TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN POLA ASUH IBU BEKERJA (Studi Kasus di TK Dharma Wanita Kebonagung Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo)

Filiya, Ana Nur, NIM. 100630361 (2009) HUBUNGAN TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN POLA ASUH IBU BEKERJA (Studi Kasus di TK Dharma Wanita Kebonagung Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-filiyaanan-10998-fkm181-t.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-filiyaanan-10326-fkm181-h.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ibu bekerja mempunyai peran ganda selain sebagai wanita karir juga sebagai ibu rumah tangga. Salah satu dampak negatif dari ibu yang bekerja adalah tidak dapat memberikan perhatian yang penuh pada anaknya ketika anak dalam tahap tumbuh kembang yang pesat. Padahal ibu mempunyai peran penting dalam pengasuhan anak. Oleh karena itu pola asuh yang tepat diperlukan agar anak dapat tumbuh kembang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan tumbuh kembang anak TK dengan pola asuh ibu yang bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah anak TK yang ibunya bekerja. Besar sampel sebanyak 58 anak TK. Sampel dipilih dengan simple random sampling. Variabel bebas penelitian adalah pola asuh yaitu intesitas pertemuan ibu dan anak, lama waktu ibu bersama anak, aktivitas yang dilakukan ibu dengan anak, komunikasi ibu dengan anak, dan penentu menu makan dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar normal pertumbuhan anak (81%), sesuai perkembangannya (91,4%), jarang intensitas pertemuan (53,4%), kurang lama waktu ibu bersama anak (32,8), aktivitas terbanyak adalah makan (75,9%), komunikasi dua arah (75,9%), dan ibu sebagai penentu makan (69%). Hasil uji statistik spearmen correlation menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pola asuh (intensitas pertemuan, lama waktu, dan penentu menu makan) dengan tumbuh kembang anak TK. Hasil uji statistik spearmen correlation menunjukkan bahwa ada hubungan tetapi tidak bermakna antara komunikasi dengan tumbuh kembang anak TK (rs = 0,223; p = 0,093), dan ada hubungan positif dengan keeratan hubungannya kuat dan hubungan tersebut bermakna antara komunikasi dengan perkembangan anak (rs = 0,403; p = 0,002). Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara aktivitas ibu dan anak dengan tumbuh kembang anak. Berdasarkan hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa ibu yang bekerja kehilangan banyak waktu menemani anak. Oleh karena itu, disarankan pada TK untuk mengadakan tes tumbuh kembang anak secara periodik setiap enam bulan sekali dan ibu yang bekerja sebaiknya dapat menggunakan waktu bersama anak seefektif mungkin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 181/08 Fil h
Uncontrolled Keywords: CHILD DEVELOPMENT
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ767.8-792.2 Children. Child development
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
Filiya, Ana Nur, NIM. 100630361UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Adiningsih, Dr., dr., M.S., M.CNUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Oct 2009 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 06:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23419
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item