FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS ANEMIA PADA BALITA STATUS GIZI RENDAH

Wulansari, NIM. 100630244 (2009) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS ANEMIA PADA BALITA STATUS GIZI RENDAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-wulansari-10088-fkm102-k.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-wulansari-10328-fkm102-f.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan salah satu penyakit yang sering menyertai gizi kurang. Anemia defisiensi zat besi (Fe) adalah anemia yang timbul akibat kosongnya cadangan besi dalam tubuh sehingga penyediaan besi untuk eritropoesis berkurang, yang pada akhirnya pembentukan Hb berkurang. Pengaruh masalah anemia gizi besi pada balita adalah penurunan kekebalan tubuh dan penurunan kemampuan intelektual. Atas dasar kenyataan itu maka dilakukan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada balita dengan status gizi rendah di Kelurahan Mojo Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi status anemia pada balita status gizi rendah. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk mempelajari karakteristik balita dan karakteristik keluarga balita, pola konsumsi balita, status kecacingan dan riwayat infeksi balita. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancang bangun penelitian studi komparasi dan data dikumpulkan secara cross sectional. Kriteria sampel pada penelitian ini adalah balita berusia 2-5 tahun dengan status gizi rendah. Terdapat 15 sampel dan ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan terdiri dari kadar hemoglobin dan hasil uji feses. Data lain dikumpulkan dengan questioner. Analisa data yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan terdapat faktor yang mempengaruhi status anemia pada balita. Tingkat pengetahuan ibu dan riwayat infeksi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap status anemia balita (p<0,05). Berdasarkan basil penelitian dapat disimpulkan bahwa riwayat infeksi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap status anemia pada balita 2-5 tahun dengan status gizi rendah, untuk itu perlu dilakukan peningkatan higiene perorangan dan sanitasi lingkungan agar kasus anemia pada balita dapat diturunkan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 102/08 Wul f
Uncontrolled Keywords: ANEMIA � NUTRITIONAL ASPECTS; ANEMIA IN CHILDREN
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Wulansari, NIM. 100630244UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMerryana Adriani, S.K.M.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Oct 2009 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 07:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23421
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item