KORELASI ANTARA PERUBAHAN STATUS GIZI DENGAN PERUBAHAN JUMLAH CD4 PASIEN HIV/AIDS DI RSUD DR. SOETOMO

DIAN FITRIANI, 100810099 (2013) KORELASI ANTARA PERUBAHAN STATUS GIZI DENGAN PERUBAHAN JUMLAH CD4 PASIEN HIV/AIDS DI RSUD DR. SOETOMO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK1.pdf

Download (711kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia yang belum ditemukan vaksin untuk mencegah virusnya. Jumlah CD4 adalah indeks yang paling banyak digunakan untuk menilai kekebalan pasien yang terinfeksi HIV. Salah satu faktor yang mempengaruhi kekurangan gizi adalah adanya gangguan fungsi kekebalan tubuh sehingga status gizi pasien akan menurun dan akan mempercepat perkembangan HIV menjadi AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari korelasi antara perubahan status gizi dengan perubahan jumlah CD4 pasien HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan di klinik unit perawatan intermediate penyakit infeksi (UPIPI) RSUD Dr. Soetomo. Data dikumpulkan secara kohort retropektif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari data rekam medik pasien HIV/AIDS. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mendapatkan terapi antiretroviral (ARV) sejak tahun 2010. Sampel penelitian ini adalah pasien dewasa yang mendapatkan terapi sejak tahun 2010 dan rutin memeriksakan CD4 setiap enam bulan selama 18 bulan dengan 4 kali pengamatan. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data meliputi karakteristik pasien, tinggi badan, berat badan, jumlah CD4. Jumlah CD4 berdasarkan hasil pemeriksanaan laboratorium gizi diukur dengan metode IMT dan uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Rata-rata perubahan jumlah CD4 dan status gizi mengalami peningkatan setiap 6 bulan. Hasil dalam penelitian ini tidak ada korelasi antara perubahan status gizi dengan perubahan jumlah CD4 setelah bulan ke-6 (p=0,208), bulan ke- 12 (p=0,305) dan bulan ke-18 (p=0,405). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada korelasi antara perubahan status gizi dengan perubahan jumlah CD4 setelah6,12 dan 18 bulan terapi. Saran dari penelitian ini adalah memberikan informasi dan penyuluhan kepada pasien untuk memeriksakan CD4 secara rutin agar dapat dievaluasi oleh tim medis serta penelitian lebih lanjut dengan menggunakan data primer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: CD4 cells count, HIV/AIDS
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR355 Virology
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DIAN FITRIANI, 100810099UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSiti Rahayu Nadhiroh, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 16 Jul 2013 12:00
Last Modified: 19 Sep 2016 07:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23441
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item