HUBUNGAN KARAKTERISTIK TENAGA KERJA DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI PT. WASKITA KARYA SURABAYA : PROYEK PEMBANGUNAN TOL SS WARU BANDARA JUANDA PAKET II

RENGGO ASCARYA KUMALA DEVI, 1002109521 (2007) HUBUNGAN KARAKTERISTIK TENAGA KERJA DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI PT. WASKITA KARYA SURABAYA : PROYEK PEMBANGUNAN TOL SS WARU BANDARA JUANDA PAKET II. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-devirenggo-5417-fkm140-t.pdf

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-devirenggo-5417-fkm1407.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam proses pembangunan terdapat resiko bahaya yaitu terjadinya kecelakaan kerja bagi pekerja dan penyebab terbesar adalah faktor manusia ( 85%) Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan karakteristik tenaga kerja dengan kejadian kecelakaan kerja di PT.Waskita Karya Surabaya pada proyek pembangunan Jalan Tol Simpang Susun Waru Bandara Juanda Paket II. Jenis penelitian ini adalah bersifat analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sample dalam penelitian ini sebanyak 75 responden dengan teknik pengambilan sample secara simple random sampling. Variable penelitian ini adalah faktor karakteristik tenaga kerja yang meliputi umur, tingkat pendidikan, masa kerja, pengunaan APD dan kejadian kecelakaan kerja. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner serta observasi sedangkan data sekunder diperoleh dari manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Berdasarkan hasil penelitian menggambarkan bahwa 62,67 % pekerja pernah mengalami kecelakaan kerja. Paling banyak adalah pekerja dengan umur antara 21 -50 tahun, dengan tingkat pendidikan dasar, dengan menggunakan APD, dan masa kerja kurang dari 1 tahun. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan antara umur dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,02), tingkat pendidikan dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,05), penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,02). Tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,851). Oleh karena masih tingginya angka kecelakaan kerja yang dialami pekerja, maka penerapan keselamatan kerja seperti pengamanan daerah yang rawan dengan pengadaan rambu, ketersediaan APD bagi tenaga kerja, diberlakukan sanksi hukum dengan tegas bagi yang melanggar peraturan, dan diberikan pelatihan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja bagi tenaga kerja. Yang harus dilakukan dengan baik oleh kontraktor, dan instansi terkait sangat perlu dan harus ditingkatkan. Dengan demikian diharapkan agar angka kecelakaan kerja pada bidang konstruksi bangunan dapat ditekan, dan menjadikan situasi dan kondisi yang aman dan selamat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.14/07 Dev h
Uncontrolled Keywords: INDUSTRIAL ACCIDENTS
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV675-677 Accidents. Prevention of accidents
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RENGGO ASCARYA KUMALA DEVI, 1002109521UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti, Dra., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 19 Nov 2007 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 15:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23500
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item