STUDI KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR PADA KAMAR OPERASI DI RUMAH SAKIT PHC SURABAYA

FITRI TEGUH PANCA I, 100311285 (2007) STUDI KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR PADA KAMAR OPERASI DI RUMAH SAKIT PHC SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-fitriteguh-5501-fkm30_0-k.pdf

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-fitriteguh-5501-fkm30_07.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyediaan air bersih di ruang khusus seperti di ruang operasi membutuhkan perhatian lebih dibandingkan ruang perawatan lainnya. Hal ini penting mengingat kamar operasi sebagi tempat pembedahan, maka segala fasilitas yang digumakan termasuk air bersih harus steril untuk mencegah infeksi. Tidak menutup kemungkinan air di kamar operasi terkontaminasi mikroorganisme sehingga perlu adanya pengolahan tambahan atau desinfeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas bakteriologis air di kamar operasi pada rumah sakit PHC (Port Health Centre) Surabaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan pemeriksaan laboratorium. Sampel dalam penelitian ini adalah air pada reservoir kamar operasi, air perpipaan di titik terdekat (ruang operasi) dan titik terjauh (ruang CS SD) pada kamar operasi, yang semuanya bersumber dari air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Pengambilan sampel dilakukan masingmasing sebanyak 6 kali. Data hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel air di reservoir dan 2 titik di kamar operasi semuanya positif terdapat bakteri Coliform. Dari hasil termasuk dalam kategori sedang, jaringan distribusi cenderung berkategori baik dan desinfeksi berkategori buruk. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas bakteriologis air mulai dar reservoir sampai ke kamar operasi, diantaranya kualitas bakteriologis air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). sebagai sumber air RS PHC (Port Health Centre) Surabaya, kadar sisa klor dalam reservoir dan jaringan perpipaan, kestabilan tekanan air, penyambungan pipa yang kurang sempurna, peletakan pipa distribusi yang kurang baik serta tidak adanya kegiatan desinfeksi dan pengolahan tambahan. Kesimpulan yang didapat adalah kualitas bakteriologis di reservoir dan kamar operasi belum memenuhi syarat kesehatan serta kurang optimalnya pelaksanaan pengawasan kualitas air yang sangat berguna untuk memantau kualitas sarana penyediaan air bersih rumah sakit. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan desinfeksi dan pengolahan tambahan sebelum air didstribusikan ke seluruh ruangan rumah sakit untuk menurunkan tingkat pencemaran mikroorganisme air serta meningkatkan kegiatan pengawasan kualitas air.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 30/07 Fit s
Uncontrolled Keywords: WATER QUALITY
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA440-440.87 Study and teaching. Research
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
FITRI TEGUH PANCA I, 100311285UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDr. Ririh Yudhastuti, drh., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 27 Nov 2007 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 15:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23502
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item