HUBUNGAN KONSUMSI SERAT DAN LEMAK TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2: Studi Kasus di Instalasi Rawat Jalan RSU Haji Surabaya

PARAMITA KUSDIYANI, 10031157 (2007) HUBUNGAN KONSUMSI SERAT DAN LEMAK TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2: Studi Kasus di Instalasi Rawat Jalan RSU Haji Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-kusdiyanip-6226-fkm460-t.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-kusdiyanip-6226-fkm4607.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit degeneratif dan menahun yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa darah di dalam tubuh yang dalam waktu panjang akan menimbulkan berbagai komplikasi berbahaya. Diabetes Melitus dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti keturunan, obesitas, pola makan dan gaya hidup.Pola makan yang cenderung tinggi lemak dan rendah serat dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida darah sebagai pemicu timbulnya aterosklerosis yang dapat berkembang menjadi penyakit jantung koroner, stroke, dan komplikasi vaskular lainnya, dimana risiko ini meningkat dua sampai empat kali lebih tinggi pada penderita Diabetes Melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi serat dan lemak terhadap kadar lolesterol dan trigliserida pada penderita Diabetes Melitus tipe-2. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional dan bersifat analitik. pengumpulan datanya diiakukan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Melitus tipe-2 yang berobat ke Poli Penyakit Dalam RSU Haji, Surabaya pada bulan Oktober 2006 - Maret 2007. Sampel penelitian ini sebanyak 43 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara systematic random sampling Dari hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, berusia lebih dari 40 tahun, tidak mengalami obesitas, mempunyai kadar kolesterol yang cenderung tinggi, kadar trigliseridanya cenderung normal, dan konsumsi seratnya masih kurang. Berdasar hasil analisis uji Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan 95% ( α = 0,05) diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi lemak dengan kadar kolesterol dan trigliserida, ada hubungan antara konsumsi serat dengan kadar kolesterol. Tidak ada hubungan antara kadar trigliserida dengan konsumsi serat Dari basil penelitian, disarankan untuk merubah pola makan dengan lebih banyak mengkonsumsi sumber serat, pengkonsumsian karbohidrat dan lemak dalam jumlah yang sesuai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.46/07 Kus h
Uncontrolled Keywords: DIABETES - NUTRITIONAL ASPECTS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
PARAMITA KUSDIYANI, 10031157UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorProf.R. Bambang W, dr., M.S., M.CN., Ph.D., SpGKUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 06 Mar 2008 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 16:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23509
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item