HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI (ENERGI & PROTEIN) DAN STATUS GIZI ANAK PANTI ASUHAN: Studi Kasus di Panti Asuhan Al-Hasyimi Menur Pumpungan, Surabaya

RISTIAN JATU PRASTIWI, 100531871 (2007) HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI (ENERGI & PROTEIN) DAN STATUS GIZI ANAK PANTI ASUHAN: Studi Kasus di Panti Asuhan Al-Hasyimi Menur Pumpungan, Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-prastiwiri-6271-fkm740-t.pdf

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-prastiwiri-6271-fkm7407.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Prevalensi gizi kurang energi protein (KEP) tingkat ringan berat pada anak asuh di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) yaitu 56,7%. Penyelenggaraan makanan institusi dapat dijadikan sarana untuk peningkatan gizi warganya bila institusi tersebut bisa menyediakan makanan yang memenuhi prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan makanan institusi. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari hubungan tingkat konsumsi gizi dan status gizi anak Panti Asuhan Al-Hasyimi menur Pumpungan Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional-analitik dengan desain cross sectional. Populasi dijadikan sampel penelitian. Sampel adalah seluruh anak asuh Panti Al-Hasyimi sebanyak 40 orang anak asuh yang tinggal di panti dan yang tinggal di luar panti. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran BB, TB, serta hasil penimbangan terhadap sisa makanan anak asuh. Penghuni Panti Asuhan Al-Hasyimi seluruhnya berjenis kelamin laki-laki berusia antara 7-18 tahun dan alasan tinggal dipanti sebagian besar karena disuruh orang tua sebanyak 37,50%. Adanya keterbatasan dana menyebabkan anak asuh hanya menerima makanan sehari 2 kali. Sisa makanan terdapat pada bahan makanan jenis sayuran sebanyak 3,50% diketegorikan sebagai sisa makanan yang sangat baik. Hasil tingkat kecukupan energi baik seluruhnya pada kelompok umur 15-18 tahun sebanyak 100% dikategorikan sebagai tingkat konsumsi energi baik, sedangkan sebagian besar responden menunjukkan tingkat kecukupan protein baik pada kelompok umur 15-18 tahun sebanyak 68,75% dikategorikan sebagai tingkat konsumsi protein kurang. Perlu adanya perbaikan terhadap sistem penyelenggaraan makanan, seperti perencanaan menu secara tertulis (misalnya menggunakan siklus menu 3 hari, menu 7 hari dan 1 bulan), serta melakukan penilaian status gizi dengan cara melakukan penimbangan BB dan pengukuran TB secara rutin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.74/07 Pra h
Uncontrolled Keywords: CHILDREN ; NUTRITION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RISTIAN JATU PRASTIWI, 100531871UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAnnis Catur Adi, Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 13 Mar 2008 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 21:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23528
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item