FAKTOR DALAM PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKS REMAJA DALAM KELUARGA: Studi di Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang Tahun 2007

MASITHA FITRIA SARI, 100311128 (2007) FAKTOR DALAM PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKS REMAJA DALAM KELUARGA: Studi di Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang Tahun 2007. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-sarimasith-6282-fkm600-t.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-sarimasith-6282-fkm6007.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Masa remaja merupakan masa penggalian jati diri, pada saat penggalian jati diri tersebut muncul rasa ingin tahu yang begitu besar dari diri para remaja. Masalah seks merupakan salah satu hal yang ingin diketahui oleh remaja. Untuk memberikan informasi tentang masalah seks kepada remaja dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan seks. Akan tetapi, orang tua yang merupakan orang yang paling dekat dengan remaja, cenderung tertutup jika berbicara tentang masalah seks dengan putra-putri mereka. Hal ini menyebabkan remaja kurang mendapatkan informasi tentang masalah seks dari orang tua mereka. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pemberian pendidikan seks remaja dalam keluarga. Penelitian ini termasuk penelitian observasional yang bersifat analitik dan jika dilihat dari waktunya termasuk jenis penelitian cross sectional. Besar sampel yang diambil dihitung berdasarkan rumus simple random sampling, sampel yang diambil sebanyak 99 responden yang merupakan orang tua yang memiliki remaja usia 10 sampai dengan 19 tahun di wilayah Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Variabel yang diamati antara lain ialah (1) tingkat pendidikan orang tua, (2) tingkat pengetahuan orang tua mengenai materi pendidikan seks remaja, (3) keterbukaan komunikasi antara orang tua dengan remaja tentang masalah seks, (4) agama, (5) suku, (6) persepsi orang tua tentang pemberian pendidikan seks remaja menurut agama, dan (7) pemberian pendidikan seks remaja dalam keluarga. Hasil dari penelitian ini apabila dilihat dari materi yang diberikan dan metode yang dilakukan dalam pemberian pendidikan seks dalam keluarga, sebagian besar responden (67%) tidak pernah memberikan pendidikan seks kepada remaja dalam keluarga. Responden yang memiliki keterbukaan dalam membicarakan masalah seks dengan remaja sebanyak 41 orang (41%) dan hanya keterbukaan komunikasi orang tua tentang masalah seks kepada remaja yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pemberian pendidikan seks remaja dalam keluarga (OR = 14,93). Penelitian ini menggunakan uji Multiple Logistic Regression. Berdasarkan kondisi tersebut, orang tua diharapkan memberikan pendidikan seks kepada putra-putri mereka sedini mungkin. Orang tua diharapkan tidak tertutup untuk membicarakan tentang masalah seks, sehingga rasa ingin tahu remaja yang begitu besar tentang masalah seks dapat terpenuhi oleh sumber yang terpercaya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.60/07 Sar f
Uncontrolled Keywords: SEX INSTRUCTION FOR TEENAGERS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA440-440.87 Study and teaching. Research
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MASITHA FITRIA SARI, 100311128UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDr. Windhu Purnomo, dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 14 Mar 2008 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 21:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23529
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item