PERBANDINGAN PEMODELAN JUMLAH KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR DENGAN PENDEKATAN REGRESI BINOMIAL NEGATIF DAN MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED POISSON REGRESSION(GWPR)

KURNIAWATI, 101211123127 (2015) PERBANDINGAN PEMODELAN JUMLAH KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR DENGAN PENDEKATAN REGRESI BINOMIAL NEGATIF DAN MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED POISSON REGRESSION(GWPR). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2015-kurniawati-35753-6.abstr-k.pdf

Download (259kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Angka Kematian Bayi merupakan salah satu tolak ukur kemajuan hasil pembangunan di bidang kesehatan. Kematian Bayi di Jawa Timur cenderung menurun, akan tetapi masih jauh dari target Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Untuk mendukung keberhasilan pembangunan derajat kesehatan, dibutuhkan adanya ketersediaan data/informasi yang akurat. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kematian bayi dengan metode Regresi Binomial Negatif dan GWPR untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi kematian bayi di Provinsi Jawa Timur. Setelah dilakukan analisis, maka tujuan selanjutnya adalah membandingkan Model Regresi Binomial Negatif dengan Model GWPR untuk mendapatkan model terbaik dalam pemodelan angka kematian bayi di Provinsi Jawa Timur. Regresi Binomial Negatif digunakan untuk menangani masalah overdispersi. Sedangkan Geographically Weighted Poisson Regression (GWPR) sebagai metode statistik untuk menganalisis data spasial dari proses non stasioner untuk mempermudah kita untuk menggambarkan parameter lokal yang dapat menjelaskan variasi spasial dalam hubungan antara angka kematian bayi dengan karakter sosial ekonomi masyarakat. Berdasarkan model Regresi Binomial Negatif didapat variabel jumlah fasilitas kesehatan dan persentase imunisasi dasar lengkap berpengaruh secara signifikan terhadap Angka Kematian Bayi di Provinsi Jawa Timur. Pada model GWPR variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap Angka Kematian Bayi di Provinsi Jawa Timur adalah jumlah fasilitas kesehatan, Pertambahan Produk Domestik Regional Bruto (konstan), Angka Melek Huruf (AMH), persentase imunisasi dasar lengkap, dan persentase persalinan non medis. Terdapat 5 cluster kabupaten/kota berdasarkan variabel signifikan yang sama. Berdasarkan pengujian kesamaan model Regresi Binomial Negatif dan GWPR memberikan kesimpulan bahwa faktor spasial tidak berpengaruh secara signifikan artinya model sama-sama bisa digunakan untuk pemodelan Angka Kematian Bayi di Provinsi Jawa Timur. Nilai AIC pada pemodelan Regresi Binomial Negatif sebesar 415,28, sedangkan nilai AIC pada GWPR sebesar 540, 25. Dengan membandingkan antara 2 pemodelan tersebut, nilai AIC pada Regresi Binomial Negatif lebih kecil dibandingkan pemodelan GWPR. Sehingga pemodelan yang tepat digunakan adalah pemodelan dengan menggunakan Regresi Binomial Negatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 02/15 Kur p
Uncontrolled Keywords: INFANTS - MORTALITY
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
KURNIAWATI, 101211123127UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKuntoro, Prof. dr., M.PH, Dr., PH.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 18 Feb 2015 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 09:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23567
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item