IDENTIFIKASI ORIENTASI HOMOSEKSUAL PADA LAKI-LAKI (GAY) BERDASARKAN TEORI WHO

EFA YULIWATI, 101011268 (2015) IDENTIFIKASI ORIENTASI HOMOSEKSUAL PADA LAKI-LAKI (GAY) BERDASARKAN TEORI WHO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-yuliwatief-36705-6.abstr-t.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2015-yuliwatief-36705-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gay merupakan salah satu fenomena yang seringkali dijumpai di masyarakat. Permasalahan yang terjadi pada gay adalah ketidaksesuaian dengan norma di masyarakat serta adanya perilaku seksual beresiko yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi orientasi homoseksual pada laki-laki (gay) berdasarkan Teori WHO. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan studi kasus (case study) dengan pendekatan kualitatif. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa gay dan saat ini duduk di bangku perkuliahan di perguruan tinggi X di kota Surabaya. Subjek penelitian ini diperoleh dengan menggunakan cara snow ball. Wawancara dan observasi dilaksanakan pada 6 orang mahasiswa gay. Wawancara dan observasi dilaksanakan untuk mendapatkan informasi tentang hal yang mempengaruhi subjek penelitian menjadi gay berdasarkan aspek thoughts and feelings, personal reference, resources, culture, dan kondisi keluarga. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa variabel thoughts and feelings dan kondisi keluarga mempengaruhi keputusan untuk menjadi seorang gay. Pada variabel thoughts and feelings menunjukkan bahwa latar belakang menjadi seorang gay merupakan faktor biologis dan lingkungan (pacar, pria homoseksual lain). Kondisi keluarga berhubungan dengan ketidak puasan subjek penelitian dalam pemenuhan kebutuhan afeksi. Pada variabel personal reference, kisah hidup tokoh idola hanya menjadi motivasi bagi subjek penelitian untuk bisa sukses seperti tokoh idola dan tidak mempengaruhi keputusan menjadi gay. Sedangkan variabel resources dan culture tidak memberi pengaruh pada keputusan subjek penelitian untuk menjadi seorang gay. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah tidak ada faktor tunggal yang menyebabkan seseorang memutuskan menjadi gay. Faktor yang mempengaruhi keputusan seseorang untuk menjadi seorang gay adalah faktor biologis, faktor lingkungan dan kurangnya pemenuhan kebutuhan afeksi dalam keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 22/15 Yul i
Uncontrolled Keywords: GAY; HOMOSEXUAL
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1449 Gay men. Lesbians
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku
Creators:
CreatorsEmail
EFA YULIWATI, 101011268UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorShrimarti Rukmini Devy, Dr., Dra., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 20 Mar 2015 12:00
Last Modified: 29 Sep 2016 04:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23578
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item