PRODUKSI BREM DITINJAU DARI GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DAN KUALITAS MUTU BREM (Studi pada Industri Rumah Tangga Brem cap "Candi Mas" di Desa Bancong Kecamatan Wonoasri Caruban Kabupaten Madiun)

HAFIDHA PRAYUSNITA, 100710051 (2011) PRODUKSI BREM DITINJAU DARI GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DAN KUALITAS MUTU BREM (Studi pada Industri Rumah Tangga Brem cap "Candi Mas" di Desa Bancong Kecamatan Wonoasri Caruban Kabupaten Madiun). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2.pdf

Download (190kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-prayusnita-16971-kkfkm4-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Brem merupakan makanan fermentasi yang berbahan dasar ketan putih dan diproduksi oleh Industri Rumah Tangga “Candi Mas”. Pengolahan brem dilakukan secara tradisional dengan bantuan tenaga karyawan. Brem mudah terkontaminasi oleh mikroorganisme atau cemaran lainnya yang dapat mempengaruhi keamanan makanan. Oleh karena itu dibutuhkan system pengawasan pangan. Salah satu sistem keamanan makanan adalah Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Produksi Makanan yang Baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi produksi brem cap “Candi Mas” pada IRT di Desa Bancong Kecamatan Wonoasri Caruban Kabupaten Madiun ditinjau dari GMP dan kualitas mutu brem serta membuat rancangan GMP pada industri rumah tangga tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional. Berdasarkan analisis datanya, penelitian ini bersifat deskriptif. Sedangkan berdasarkan waktunya penelitian ini bersifat Crossectional. Sasaran dalam penelitian ini adalah penjamah, produk brem (rasa original dan coklat), dan konsumen. Variabel penelitian ini adalah penilaian terhadap system GMP, proses pembuatan brem, keberadaan bakteri E. Coli, water activity, aspek sensorik dan keluhan kesehatan konsumen. Hasil dari penelitian menunjukkan variabel dalam kategori baik meliputi bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, suplai air, fasilitas higiene sanitasi, penyimpanan, penanggung jawab, penarikan produk, pelatihan karyawan, proses pembuatan brem, serta aspek sensorik. Variabel lingkungan produksi, pengendalian dan pemberantasan hama, kesehatan dan higiene karyawan, pengendalian proses, labelisasi, pencatatan dan dokumentasi masuk dalam kategori buruk. Dari hasil uji laboratorium menunjukkan E.coli dan water activity memenuhi syarat SNI 01-2559-1992 tentang standar brem. Variabel keluhan kesehatan konsumen menunjukkan sebagian kecil merasakan sakit tenggorokan. Guna meningkatkan mutu makanan brem yang dihasilkan, sebaiknya industri rumah tangga tersebut menciptakan lingkungan yang bersih terhindar dari cemaran penyakit, dilakukan pengendalian dan pemberantasan hama secara berkala, pemakaian alat pelindung diri saat pengolahan makanan (celemek, sarung tangan, penutup kepala, dan masker), pencatatan dan dokumentasi guna menelusuri masalah makanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK FKM 42 / 11 Pra p
Uncontrolled Keywords: GOOD MANUFACTURING PRACTICES; INDUSTRIAL HOUSING
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law > K3921-3925 Manufacturing industries
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HAFIDHA PRAYUSNITA, 100710051UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSudarmaji, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 13 Oct 2011 12:00
Last Modified: 03 Jul 2017 16:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23595
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item