HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJA DENGAN STATUS PENDENGARAN PEKERJA DI BANDARA JUANDA : STUDI DI KANTOR PT. ANGKASA PURA I SURABAYA

Della Permata Sari, 100311102 (2007) HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJA DENGAN STATUS PENDENGARAN PEKERJA DI BANDARA JUANDA : STUDI DI KANTOR PT. ANGKASA PURA I SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-saridellap-7658-fkm102-k.pdf

Download (405kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
ABSTRAK1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan teknologi modern berdampak pada industri teknologi di Indonesia. Termasuk industri penerbangan yang semakin maju dan semakin diminati masyarakat. Industri teknologi modern mengakibatkan potensi bahaya lingkungan kerja, salah satunya adalah kebisingan. Pemaparan kebisingan yang terus menerus dan lama, mengakibatkan gangguan ambang pendengaran. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan cross sectional, observasional, dan bersifat analitik. Wawancara dan tes audiometri dilakukan pada 33 orang pekerja. Sampel diambil dari populasi dengan menggunakan cara simple random sampling. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih jelas tentang variabel-variabel yang diteliti. Variabel terikat adalah ambang pendengaran. Variabel bebas penelitian adalah karakteristik pekerja (umur, jenis kelamin, mass kerja, pemakaian APT, dan tingkat pendidikan). Uji "Mann-Whitney" digunakan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pekeda (umur, masa kerja) dan jarak pekerja dengan status pendengaran pekerja. Kecuali untuk mengetahui hubungan pemakaian APT dengan status pendengaran pekerja digunakan "uji Chi Square". Untuk mengetahui perbedaan ambang pendengaran telinga kanan dan telinga kiri digunakan "Paired t Test". Dari hasil uji "Mann-Whitney" dapat dilihat bahwa umur dan masa kerja hubungannya bermakna dengan status pendengaran dengan nilai signifikasi p < 0,05. Sedangkan untuk jarak pekerja dengan status pendengaran menunjukkan hubungan yang tidak bermakna dengan nilai signifikasi p > 0,05. Dari hasil "uji Chi Square" dapat dilihat bahwa ada hubungan antara pemakaian APT dengan status pendengaran dengan nilai p < 0,05. Dari hasil uji "Paired t Test" menunjukkan bahwa tidak ada beda antara ambang pendengaran telinga kanan dan telinga kiri dengan nilai signifikasi p > 0,05. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara umur, masa kerja, dan pemakaian APT dengan status pendengaran. Tidak ada hubungan antara jarak pekerja dengan status pendengaran. Tidak ada beda antara ambang pendengaran telinga kanan dan telinga kiri. Untuk meminimalkan dampak kebisingan yang ditimbulkan oleh pesawat terbang, perlu dilakukan tes audiometri secara berkala bagi pekerja dan pengaturan jarak antara landasan bandara dengan kantor PT. Angkasa Pura I, Bandara Juanda Surabaya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 102/07 Sar h
Uncontrolled Keywords: JOB SAFETY; AIRPORT � EMPLOYEES
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Della Permata Sari, 100311102UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorH. Mulyono, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 04 Sep 2008 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 19:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23622
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item