ANALISIS FAKTOR RISIKO RUMAH SEHAT TERHADAP PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS NGANTRU, KABUPATEN TULUNGAGUNG

GADING GIOVANI PUTRI, 100810023 (2012) ANALISIS FAKTOR RISIKO RUMAH SEHAT TERHADAP PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS NGANTRU, KABUPATEN TULUNGAGUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-putrigadin-21406-6.abstr-k.pdf

Download (180kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keadaan lingkungan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat. faktor lingkungan yang berisiko terhadap penularan Penyakit Tuberkulosis yaitu kondisi kesehatan rumah. Kondisi kesehatan rumah meliputi 3 komponen yaitu komponen fisik rumah, sarana sanitasi, dan perilaku penghuni merupakan faktor risiko timbulnya penyakit seperti penyakit Tuberkulosis. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis besar risiko rumah sehat terhadap kejadian TB Paru di Puskesmas Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian kasus kontrol. Fokus penelitian ini yaitu melakukan observasi rumah sehat dengan menggunakan lembar observasi penilaian rumah sehat Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan tahun 2007. Variabel yang diteliti yaitu kesehatan rumah, kelompok hygiene rumah, sarana sanitasi, perilaku penghuni, umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabulasi silang dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square dengan α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji Chi Square pada variabel kesehatan rumah diperoleh p=0,041; OR=4,800 dimana menunjukkan ada hubungan dengan kejadian TB Paru, pada variabel perilaku penghuni diperoleh p=0,019; OR=5,156 dimana menunjukkan ada hubungan antara perilaku penghuni dengan kejadian TB Paru, pada variabel ventilasi diperoleh p=0,005 dimana menunjukkan ada hubungan antara ventilasi dengan kejadian TB Paru, dan hasil uji Chi Square pada variabel perilaku membuka jendela ruang keluarga diperoleh p=0,019; OR=4,921 dimana menunjukkan ada hubungan antara perilaku membuka jendela ruang keluarga dengan kejadian TB Paru. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu rumah sehat dapat melindungi penghuninya dari risiko terjadinya penyakit Tuberkulosis Paru. Perilaku yang tidak sehat berisiko 5,156 kali lebih besar terhadap kejadian TB Paru daripada perilaku penghuni yang sehat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa perilaku penghuni yang sehat dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit Tuberkulosis Paru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 30 - 12 Put a
Uncontrolled Keywords: PULMONARY
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
GADING GIOVANI PUTRI, 100810023UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoedjajadi Keman, Prof., dr., M.S., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 23 Nov 2012 12:00
Last Modified: 20 Sep 2016 08:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23635
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item