EVALUASI PROGRAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK PLUS DALAM MENAIKKAN ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) PUSKESMAS MANUKAN KULON (Studi di Kelurahan Manukan Kulon Surabaya, Propinsi Jawa Timur)

Desi Sri Wahyuningsih, 101011349 (2012) EVALUASI PROGRAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK PLUS DALAM MENAIKKAN ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) PUSKESMAS MANUKAN KULON (Studi di Kelurahan Manukan Kulon Surabaya, Propinsi Jawa Timur). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-wahyunings-21022-6.abstr-k.pdf

Download (189kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Puskesmas Manukan Kulon Surabaya merupakan Puskesmas dengan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi pada tahun 2010 yaitu 119. Kelurahan Manukan Kulon merupakan kelurahan yang memiliki jumlah DBD terbanyak selama tahun 2006-2011 dan nilai ABJ belum memenuhi standar nasional yang sudah ditentukan yaitu ABJ > 95%. Jenis penelitian ini adalah evaluatif dengan rancang bangun deskriptif yang menggambarkan dan menjelaskan berdasarkan keadaan yang sesungguhnya Menurut waktu berjenis time series karena mengambil data dari beberapa tahun untuk diketahui cakupan dan trend dari program yang di evaluasi. Teknik pengumpulan data dengan cara primer melalui wawancara dan kuesioner, data sekunder diperoleh dari profil Puskesmas Manukan Kulon. Input meliputi sumber daya manusia yaitu pengetahuan dan tindakan petugas sanitasi termasuk baik. Pengetahuan Bumantik sudah baik (76 – 100%) dan tindakan termasuk kategori baik (90 – 100). Pengetahuan pemilik rumah termasuk kategori sedang (56 – 75%) dan tindakan paling banyak termasuk kategori sedang (80). Hasil cakupan dari program selama tahun 2006-2011 adalah PSN abatisasi hanya dilakukan pada tahun 2006 – 2009 saja. Bahan yang digunakan adalah bubuk abate. Sedangkan peralatan yang digunakan oleh bumantik adalah senter dan baterai, alat tulis (buku dan pulpen) serta formulir pencatatan dan pelaporan. Target PJB adalah seluruh rumah Kelurahan Manukan Kulon yaitu 6950. Cakupan program PJB tahun 2006 – 2010 adalah 51,79%, pada tahun 2011 adalah 100%. Faktor pendukung yaitu masa kerja petugas sanitasi, komitmen kepala Kelurahan Manukan Kulon dan kerja sama lintas program. Sedangkan faktor penghambat adalah anggaran yang terbatas untuk gaji bumantik, belum menjalankan abatisasi selektif, metode yang digunakan untuk PSN ditambahkan dengan cara biologi, infrastruktur yang kurang memadai (TPS) dan kegiatan penyuluhan yang sasarannya masih kepada ibu-ibu rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa program pemberantasan sarang nyamuk plus di Kelurahan Manukan Kulon Surabaya masih belum sepenuhnya sesuai dengan metode yang ditetapkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 42 / 12 Wah e
Uncontrolled Keywords: LARVAE � ECOLOGY
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Desi Sri Wahyuningsih, 101011349UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSoedjajadi Keman, Prof., dr., M.S., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 12 Oct 2012 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 02:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23639
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item