PERBEDAAN STATUS GIZI BAYI USIA 3-6 BULAN BERDASARKAN POLA PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Kupang Kota Surabaya)

Meirna Dewita Sari, 100810304 (2012) PERBEDAAN STATUS GIZI BAYI USIA 3-6 BULAN BERDASARKAN POLA PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Kupang Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-sarimeirna-21073-6.abstr-k.pdf

Download (193kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi penting yang mampu memenuhi kebutuhan zat gizi bayi pada 6 bulan awal kehidupannya. Namun, praktek pemberian ASI eksklusif hingga 6 bulan pada bayi di Indonesia masih rendah. Hingga tahun 2010, cakupan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya belum mencapai target nasional sebesar 80%. Kegagalan pemberian ASI eksklusif hingga 6 bulan berakibat pada timbulnya gangguan pertumbuhan dan meningkatnya frekuensi penyakit infeksi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan status gizi bayi berdasarkan pola pemberian ASI. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan dengan rancangan cross sectional. Wawancara dilakukan pada 68 orang ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan. Subyek ditarik dari populasi dengan cara simple random sampling. Wawancara dilakukan dengan bantuan kuesioner terstruktur yang berisi tentang variabel terkait karakteristik ibu dan bayi, pola pemberian ASI dan MP-ASI dini, riwayat frekuensi sakit bayi dan status gizi bayi dengan indeks BB/U, PB/U dan BB/PB yang diperoleh dengan cara mengukur berat menggunakan baby scale dan panjang badan bayi menggunakan length board. Data status gizi bayi dan pola pemberian ASI diuji menggunakan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan antara kedua variabel tersebut. Pada penelitian ini diperoleh hasil tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara status gizi bayi usia 3-6 bulan dengan indeks antara lain BB/U, PB/U dan BB/PB dan pola pemberian ASI yaitu status masih memperoleh ASI dengan nilai p berturut-turut 0,215; 0,520 dan 0,580. Kesimpulan penelitian ini yaitu bayi usia 3-6 bulan yang masih memperoleh ASI memiliki status gizi yang sama dengan bayi yang sudah tidak memperoleh ASI. Meskipun secara statistik tidak terdapat perbedaan tetapi terlihat bahwa bayi yang sudah tidak memperoleh ASI cenderung lebih gemuk dibandingkan dengan bayi yang masih memperoleh ASI. Selanjutnya perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai perbedaan perkembangan bayi yang masih memperoleh ASI dan yang tidak memperoleh ASI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 49 - 12 Sar p
Uncontrolled Keywords: NUTRITIONAL STATUS; BREAST MILK
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Meirna Dewita Sari, 100810304UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W., Prof., dr., M.S., M.CN., Ph.D., Sp.GK.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 18 Oct 2012 12:00
Last Modified: 22 Sep 2016 06:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23654
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item