PERBEDAAN RISIKO KEMATIAN PERINATAL MENURUT FAKTOR IBU, BAYI, DAN PELAYANAN KESEHATAN TAHUN 2010-2011 DI PUSKESMAS CANDI KABUPATEN SIDOARJO

Dian Wahyu Pratiwi, 100810326 (2012) PERBEDAAN RISIKO KEMATIAN PERINATAL MENURUT FAKTOR IBU, BAYI, DAN PELAYANAN KESEHATAN TAHUN 2010-2011 DI PUSKESMAS CANDI KABUPATEN SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sebagian besar kematian bayi adalah kematian neonatal (0-28 hari). Sebagian besar kematian neonatal adalah kematian neonatal dini (0-7 hari) yang merupakan bagian dari kematian perinatal. Angka Kematian Bayi (AKB) terus menurun, namun kontribusi kematian perinatal pada kematian bayi justru semakin tinggi. Di Puskesmas Candi, AKB relatif menurun namun tidak demikian pada AKP, dimana sebagian besar disebabkan oleh BBLR. kematian perinatal dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan risiko kematian perinatal menurut faktor ibu, bayi, dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Candi. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan disain penelitian kasus kontrol. Sampel penelitian adalah 39 sampel kasus dan 39 sampel kontrol. Sampel dipilih menggunakan teknik acak sederhana. Data dikumpulkan dari data sekunder. Perhitungan nilai odds ratio dan risk difference dilakukan pada setiap variabel penelitian. Risiko dihitung dengan 95% Confidence Interval dan diperoleh hasil bahwa faktor ibu bukan merupakan faktor risiko kematian perinatal. Pada faktor bayi, BBLR (OR 49,18 95%CI 6,54dan usia gestasi kurang bulan (OR 10,8 95% CI 2,60faktor risiko kematian perinatal. Pada faktor pelayanan kesehatan, cara persalinan tindakan (OR 10,21 95% CI 2,77faktor risiko kematian perinatal. Variabel dengan nilai RD tertinggi adalah komplikasi kehamilan (RD 0,722) dan asfiksia (RD 0,750). Bayi BBLR, preterm, dan bayi yang lahir dengan persalinan tindakan perlu mendapatkan perawatan yang adekuat. Sebaiknya ibu hamil rutin memeriksakan kandungan untuk mendeteksi dini adanya komplikasi kehamilan. Sebaiknya tenaga kesehatan penolong persalinan meningkatkan kewaspadaan dan tanggap dalam menurunkan akibat dari asfiksia dan komplikasi kehamilan terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 104 - 12 Pra p
Uncontrolled Keywords: PERINATAL MORTALITY
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Dian Wahyu Pratiwi, 100810326UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorFariani Syahrul,, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 30 Nov 2012 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 05:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23731
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item