MEMANDANG PERMUKAAN CERMIN RETAK: REFLEKSI PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA TERHADAP KELANGSUNGAN PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) (STUDI FENOMENOLOGI DI UNIVERSITAS AIRLANGGA)

DIMAS FAHMI ILAFI, 041113324 (2016) MEMANDANG PERMUKAAN CERMIN RETAK: REFLEKSI PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA TERHADAP KELANGSUNGAN PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) (STUDI FENOMENOLOGI DI UNIVERSITAS AIRLANGGA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
A. 03-16 Ila m - HALAMAN DEPAN.pdf

Download (420kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
11. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 2)
12. BAB 2 TINJAUAN KEPUSTAKAAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
13. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
14. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (658kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
15. BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (352kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam rangka tertib administrasi Menteri Keuangan menyelenggarakan register negara akuntan yang dituangkan dalam PMK No. 25 Tahun 2014 tentang Akuntan Beregister Negara. Akan tetapi dalam penerapan PMK tersebut terdapat beberapa pasal yang merugikan pihak pendidikan profesi akuntansi (PPAk) dan juga mahasiswa PPAk. Di dalam pasal 2, untuk lulus dari pendidikan profesi akuntansi, mahasiswa harus lulus ujian sertifikasi chartered accountant yang diselenggarakan asosiasi profesi. Mahasiswa PPAk merasa keberatan akan ujian tersebut dan juga pihak PPAk merasa tidak diberi kesempatan untuk memberikan penilaian terhadap mahasiswanya. Pasal 3 juga berbunyi “untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi seseorang harus memeliki pendidikan paling rendah sarjana (S-1), atau diploma empat (D-IV)” ini menjadi polemik karena yang bisa mengikuti pendidikan profesi akuntansi bukan hanya berasal dari kalangan akuntansi, akan tetapi juga non-akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menggambarkan persepsi mahasiswa PPAk dan juga pihak PPAk terhadap implementasi PMK No. 25 Tahun 2014. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa persepsi mahasiswa PPAk Universitas Airlangga tentang diterapkannya PMK No. 25 Tahun 2014 lebih merugikan mereka daripada menguntungkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A. 03/16 Ila m
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Profesi Akuntansi, Akuntan Beregister Negara, Profesi Akuntan, Chartered Accountant, Persepsi.
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DIMAS FAHMI ILAFI, 041113324UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorZAENAL FANANI, Dr. , SE., MSA., Ak., CAUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 07 Apr 2016 07:14
Last Modified: 10 May 2016 05:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23797
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item