FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN APD PADA PETUGAS LABORATORIUM RUMAH SAKIT PHC SURABAYA

ARTA NOVITA HARLAN, 101011198 (2014) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN APD PADA PETUGAS LABORATORIUM RUMAH SAKIT PHC SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (631kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Petugas laboratorium beresiko terpajan faktor biologi yaitu virus HIV/AIDS, HBV, HCV, dan kuman mycobacterium tuberculosis. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian untuk melindungi pekerja dari efek penularan penyakit tersebut, salah satunya dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari faktor yang berhubungan dengan penggunaan APD pada petugas laboratorium Rumah Sakit PHC Surabaya. Penelitian ini bersifat observational, dan dari sistem analisisnya termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penenelitian ini adalah total popoulasi, yakni semua petugas laboratorium sebagai analis medis/analis kesehatan pada bulan Juni 2014 di Rumah Sakit PHC Surabaya. Data diambil menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Variabel penelitian adalah faktor presdisposisi (usia, jenis kelamin, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap), faktor pendukung (ketersediaan APD), faktor pendorong (peraturan/kebijakan, sosialisasi, pengawasan, pemberian penghargaan dan sanksi) dan perilaku penggunaan APD. Hasil penelitian diperoleh bahwa 53,3% responden berusia < 31 tahun, 73,3% responden adalah perempuan dengan masa kerja 5 – 10 tahun, 80% responden mempunyai tingkat pedidikan diploma, 86,7% responden berpengetahuan baik dan 53,3% responden mempunyai sikap baik, 60% menyatakan bahwa APD yang tersedia adalah jas laboratorium, sarung tangan dan masker (tersedia sebagian), 86,7% responden menyatakan ada sosialisasi, 73,3% responden menyatakan ada pengawasan dan 80% responden menyatakan tidak ada pemberian sanksi. Hanya 40% responden yang mempunyai perilaku penggunaan APD baik. Semakin muda usia, semakin sedikit masa kerja, semakin lengkap APD yang tersedia maka semakin baik perilaku penggunaan APD. Disarankan kepada Rumah Sakit PHC Surabaya untuk memperbaiki mekanisme pemberian penghargaan dan sanksi dan memperbaiki serta menambah media promosi kesehatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 96-14 Har f
Uncontrolled Keywords: PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ARTA NOVITA HARLAN, 101011198UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIndriati Paskarini,, S.H., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 08 Oct 2014 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 11:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23801
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item