ANALISIS TINGKAT RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PENGELASAN DI PT. TUBAN STEEL WORK

ADI SUSENO, 101011117 (2014) ANALISIS TINGKAT RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PENGELASAN DI PT. TUBAN STEEL WORK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (123kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengelasan adalah suatu proses menyambung bahan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer dan cair. Salah satu bahaya pengelasan adalah keselamatan dan kesehatan kerja salah satunya ergonomi khusunya Musculoskeletal Disorders (MSDs). Menurut ILO kejadian MSDs setiap tahun selalu bertambah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat risiko musculoskeletal disorders pada pekerja pengelasan di PT. Tuban Steel Work pada tahun 2014. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data primer dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada pekerja pengelasan serta data sekunder diperoleh dari perusahaan. Responden penelitian ini adalah 8 pekerja pengelasan. Data diperoleh dengan cara mendokumentasikan responden saat melakukan pengelasan. Data yang diperoleh kemudian diolah sesuai dengan metode Rapid Entire Body Assessment mulai dari skoring badan, leher, kaki (kanan dan kiri), lengan atas (kanan dan kiri), lengan bawah (kanan dan kiri), pergelangan tangan (kanan dan kiri), beban, jenis pegangan, dan aktivitas otot yang dilakukan oleh responden, sehingga didapatkan hasil risiko MSDs dari setiap responden yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan postur tubuh mulai dari postur badan, leher, kaki, lengan atas, lengan bawah dan pergelangan tangan dalam posisi yang tidak alamiah saat bekerja, semua pekerja mendapatkan beban dari alat kerja yang termasuk ringan (0,55kg), yang mempunyai pegangan yang termasuk baik, melakukan pekerjaan pengelasan dengan posisi yang statis pada waktu yang cukup lama lebih dari 1 menit, 75% dari responden memiliki risiko MSDs tinggi dan 25% lainnya memiliki risiko MSDs sedang. Pihak manajemen disarankan untuk melakukan pengaturan kembali desain stasiun kerja pengelasan menjadi posisi duduk dengan menambahkan meja dan kursi, selain itu mengarahkan pekerja agar melakukan pekerjaan dengan posisi yang lebih dinamis agar risiko MSDs dapat diturunkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 87-14 Sus a
Uncontrolled Keywords: MUSCULOSKELETAL DISORDERS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
ADI SUSENO, 101011117UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorErwin Dyah Nawawinetu,, dr.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 09 Oct 2014 12:00
Last Modified: 26 Sep 2016 03:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23810
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item