RISK ASSESSMENT PADA BAGIAN ELECTRIC ARC FURNACE PT. X DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS

PHILIPUS ADYATMA IGO, 101011251 (2014) RISK ASSESSMENT PADA BAGIAN ELECTRIC ARC FURNACE PT. X DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (549kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam penerapannya memiliki peranan penting bagi subjek dan objek pelaksananya. K3 memberikan jaminan keselamatan baik dalam bidang ekonomis maupun non ekonomis. Salah satu upaya dalam menerapkan K3 dalam perindustrian adalah dengan melakukan manajemen risiko atas segala kegiatan yang berlangsung dalam industri. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan analisis risk assessment terhadap suatu proses produksi yang memiliki tingkat bahaya dan risiko yang tinggi dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Selain itu, dengan penelitian ini penyebab dasar kejadian akan diketahui dan dapat ditindaklanjuti. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan wawancara terhadap pekerja, supervisor, dan staff safety. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total populasi pada area penelitian. Penelitian dilakukan pada saat jam kerja dengan memperhatikan kesibukan responden yang bersangkutan. Ledakan merupakan bahaya dan risiko tertinggi yang terdapat pada bagian produksi Electric Arc Furnace (EAF). Ledakan berasal dari berbagai macam penyebab yang terjadi di tungku peleburan. Dalam penelitian ini dihasilkan lima kelompok penyebab dasar yang mengakibatkan terjadinya ledakan di bagian EAF. Secara umum penyebab tersebut akan mengarah kepada penyebab utama yaitu unsafe scrap dan kebocoran shell. Kesimpulan dari pelaksanaan penelitian ini adalah adanya lima kelompok penyebab dasar dari adanya potensi bahaya ledakan di bagian EAF. Kelima kelompok penyebab dasar tersebut belum memiliki upaya pengendalian meskipun telah ada upaya untuk meminimalkan kesalahan. Secara umum, penyebab dari kelima kelompok dasar tersebut adalah faktor manusia. Pelatihan dan pemantau lebih lanjut pada saat bekerja menjadi salah satu rekomendasi yang cukup untuk menjadi rekomendasi pengendalian dan tindak lanjut dari penelitian ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 86-14 Igo r
Uncontrolled Keywords: RISK ASSESSMENT; EXPLOSION
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
PHILIPUS ADYATMA IGO, 101011251UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti,, Dra., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 09 Oct 2014 12:00
Last Modified: 26 Sep 2016 01:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23811
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item