ANALISIS RISIKO AKTIVITAS PENGGERINDAAN DI PT. LINTECH DUTA PRATAMA DENGAN METODE HIERARCHICAL TASK ANALYSIS

DAMAI ARUM PRATIWI, 101011175 (2014) ANALISIS RISIKO AKTIVITAS PENGGERINDAAN DI PT. LINTECH DUTA PRATAMA DENGAN METODE HIERARCHICAL TASK ANALYSIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-pratiwidam-33511-7.abstr-k.pdf

Download (695kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
DAMAI ARUM PRATIW.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penggerindaan merupakan bagian dari proses kerja di sektor konstruksi. Sektor konstruksi adalah salah satu sektor yang berisiko terhadap kecelakaan kerja. Faktor manusia berperan besar dalam terjadinya kecelakaan kerja. Diperlukan pencegahan kecelakaan kerja berupa analisis risiko yang spesifik untuk mengkaji faktor manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko dan hambatan yang dialami pekerja saat melakukan aktivitas penggerindaan di PT. Lintech Duta Pratama menggunakan metode Hierarchical Task Analysis. Penelitian ini termasuk penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Total populasi berjumlah 20 operator gerinda (helper), 1 supervisor, dan 1 petugas K3. Observasi dan wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang variabel yang diteliti. Variabel tersebut adalah task difficulty, predictability of events, controllability of task, frequency of events, severity of error, task feedback, recoverability, access to help, environmental constraint, dan legal compliance. Hasil penelitian menunjukkan 19 helper tidak melakukan langkah “Menggunakan APD yang Sesuai” dan “Pengaman (Wheel Guard) Harus Terpasang”. Sebanyak 19 helper merasa kesulitan melakukan langkah “Menggunakan APD yang Sesuai” dan 17 operator merasa kesulitan melakukan langkah “Pengaman (Wheel Guard) Harus Terpasang”. Tingkat risiko “Pengaman (Wheel Guard) Harus Terpasang” sebesar 53,125% dan “Menggunakan APD yang Sesuai” 48,125%. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah terdapat dua langkah kerja yang sering tidak dilakukan helper yaitu memasang pengaman (wheel guard) dan menggunakan APD yang sesuai. Variabel penyebab helper tidak melakukan langkah kerja tersebut karena adanya hambatan (task difficulty yang tinggi). Tingkat risiko jika helper tidak memasang pengaman (wheel guard) mesin gerinda termasuk risiko tinggi. Sedangkan tingkat risiko jika helper tidak menggunakan APD yang sesuai termasuk risiko sedang. Pengendalian risiko berupa rekayasa dan administrasi dapat mengatasi task difficulty pada langkah kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 125-14 Pra a
Uncontrolled Keywords: RISK ANALYSIS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DAMAI ARUM PRATIWI, 101011175UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMulyono, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 17 Oct 2014 12:00
Last Modified: 22 Sep 2016 11:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23814
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item