PENGARUH KUANTITAS DAN KUALITAS ANTENATAL CARE TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Kalikedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya)

SAMIR HUSEIN, 101011262 (2014) PENGARUH KUANTITAS DAN KUALITAS ANTENATAL CARE TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Kalikedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-huseinsami-33527-7.abstr-k.pdf

Download (568kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
SAMIR HUSEIN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu penyebab terbesar kematian bayi dan kematian neonatus adalah bayi dengan berat badan yang rendah saat lahir atau yang biasa disebut bayi berat lahir rendah (BBLR). Menurut World Health Organization (WHO) BBLR mempunyai risiko kematian 20 kali lebih tinggi dari pada bayi dengan berat lahir normal dan berpeluang mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan kognitif serta penyakit kronis di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kuantitas dan kualitas antenatal care terhadap kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) serta beberapa faktor lainnya. Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol dengan pendekatan observasional analitik. Sampel berjumlah 80 responden yang diambiil dengan teknik simple random sampling dengan pembagian sampel kasus 40 responden dan kontrol 40 responden. Variabel bebas penelitian ini adalah kuantitas antenatal care, kualitas antenatal care, usia ibu saat hamil, tingkat pendidikan ibu, tingkat pendapatan keluarga, paritas, jarak kehamilan dan riwayat komplikasi saat hamil. Variabel terikat adalah BBLR. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square dan regression logistic. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 41,2 % responden mempunyai kuantitas antenatal care yang buruk dan sebesar 67,5% responden mempunyai kualitas antenatal care yang buruk. Hasil uji regresi logistik menujukan terdapat pengaruh antara kuantitas antenatal care terhadap kejadian BBLR (p value= 0,013 dan OR= 10,256) dan terdapat pengaruh antara kualitas antenatal care terhadap kejadian BBLR (p value= 0,014 dan OR= 11,139). Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR adalah kuantitas dan kualitas antenatal care, usia ibu saat hamil, tingkat pendidikan ibu dan riwayat komplikasi saat hamil. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kuantitas dan kualitas antenatal care, usia ibu saat hamil, tingkat pendidikan ibu dan riwayat komplikasi saat hamil sangat berpengaruh terhadap kejadian BBLR. Untuk itu pelayanan dan petugas kesehatan diharapkan lebih menerapkan lagi standar antenatal care yang baku sesuai dengan ketetapan Kementrian Kesehatan RI. Selain itu ibu hamil diharapkan lebih rutin dalam memeriksakan kehamilan ke pusat pelayanan kesehatan medis sehingga risiko komplikasi dan gangguan kehamilan dapat diminimalisir dan menambah pengetahuan terkait perawatan kehamilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 100-14 Hus p
Uncontrolled Keywords: ANTENATAL CARE; BIRTH WEIGHT, LOW
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SAMIR HUSEIN, 101011262UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorArief Wibowo, Dr., dr.,M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 17 Oct 2014 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 04:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23828
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item