FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN AKTIF KADER DALAM PENJARINGAN KASUS PROBABLE DIFTERI DI PUSKESMAS SIDOARJO KECAMATAN SIDOARJO

RIZA ALFINA, 101211123043 (2014) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN AKTIF KADER DALAM PENJARINGAN KASUS PROBABLE DIFTERI DI PUSKESMAS SIDOARJO KECAMATAN SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-alfinariza-33616-6.abstr-k.pdf

Download (545kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
RIZA ALFINA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae. Anak usia 2-10 tahun adalah kelompok yang rentan tertular. Penjaringan kasus probable difteri merupakan hal yang sulit, sehingga tiap tahunnya terdapat anak yang meninggal akibat difteri. Kader memegang peranan penting di bidang bina keluarga balita sehingga keberadaannya perlu dipertahankan.Tingkat keaktifan kader bergantung pada peran LKMD,masyarakat, dan puskesmas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan peran aktif kader dalam menjaring kasus probable difteri di Puskesmas Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kader di Puskesmas Sidoarjo sebanyak 516 orang. Sampel diambil secara simple random sampling sebanyak 103 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa daftar pertanyaan (kuesioner). Variabel penelitian ini adalah adalah peran aktif kader terhadap penjaringan kasus probable difteri, faktor internal (karakteristik, pengetahuan, sikap kader), faktor eksternal (dukungan tokoh agama, dukungan tokoh masyarakat, dukungan puskesmas, sarana dan prasarana posyandu, pelatihan kader,). Teknik analisis data dilakukan dengan cara uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 75% kader di wilayah kerja Puskesmas Sidoarjo dalam menjaring kasus probable diphteri adalah aktif. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pada faktor internal yang mempengaruhi peran aktif kader adalah sikap p=0,024, faktor eksternal yang mempengaruhi peran aktif kader adalah dukungan tokoh masyarakat dengan p= 0,022, dukungan puskesmas p= 0,042, pelatihan kader p=0,041. Saran yang dapat diberikan adalah diharapkan adanya kerjasama antara kader, tokoh masyarakat, petugas puskesmas, dalam mendukung usaha peningkatan kemampuan dan keaktifan kader dalam membantu di bidang pelayanan kesehatan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 193-14 Alf f
Uncontrolled Keywords: DIPHTHERIA
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RIZA ALFINA, 101211123043UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Atoillah Isfandiari, dr.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 29 Oct 2014 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 23:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23856
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item