ANALISIS FAKTOR RISIKO PENYEBAB INSOMNIA PADA LANSIA DI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA KABUPATEN JOMBANG

NILAM PUTRI INDAH WARNI SAYEKTI, 101011146 (2014) ANALISIS FAKTOR RISIKO PENYEBAB INSOMNIA PADA LANSIA DI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA KABUPATEN JOMBANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (549kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pesatnya kemajuan pembangunan di Indonesia berdampak pada meningkatnya usia harapan hidup sehingga meningkatkan jumlah lansia. Lansia merupakan tahap akhir kehidupan sehingga seringkali mengalami perubahan dan gangguan, salah satunya adalah gangguan tidur atau Insomnia. Prevalensi Insomnia pada lansia lebih 60% namun munculnya gangguan ini seringkali diabaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko penyebab Insomnia pada lansia yang tinggal di panti. Penelitian ini dilakukan secara observasional analitik dengan desain penelitian case control. Lokasi penelitian di Pelayanan Sosial Lanjut Usia Jombang dan dilakukan pada 40 orang lansia. Variabel yang diteliti adalah umur, jenis kelamin, psikologis, riwayat pekerjaan, status perkawinan, dukungan sosial, gaya hidup, penyakit kronis, sleep hygiene dan Insomnia. Sebagian besar lansia mengidap Insomnia Awal dengan Difficulty Initiating Sleep yang berat. Variabel jenis kelamin (OR = 0,328), status perkawinan (OR = 0,444), kebiasaan merokok (OR = 0,444) dan kegemaran minum kopi (OR = 0,667) merupakan faktor protektif terhadap kasus Insomnia pada lansia. Variabel umur (OR= 2,250), dukungan sosial (OR=4,846), riwayat pekerjaan (OR = 1,256), serta konsumsi alkohol (OR=2,111), depresi (OR = 22,667), kecemasan (OR = 7,429), stres (OR = 12,000), penyakit kronis (OR = 6,926) dan sleep hygiene (OR = 11,000) merupakan faktor risiko Insomnia. Aktivitas fisik (OR=1,000)] bukan merupakan faktor risiko maupun protektif dan tidak ada hubungan dengan Insomnia. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah faktor predisposing tertentu bisa menjadi faktor risiko, namun juga bisa sebagai faktor protektif Insomnia. Faktor perpetuating dan precipitating juga berperan dalam munculnya Insomnia pada lansia. Saran yang diberikan adalah melakukan tindakan sebagai coping depresi, kecemasan dan stres serta memberikan perhatian lebih pada gangguan tidur lansia. Translation: The rapid progress of development in Indonesia have an impact on increasing life expectancy thus increasing the number of elderly. Elderly is the final stage of life so often experience changes and disturbances, one of which is a sleep disorder or Insomnia. The prevalence of Insomnia in the elderly over 60% but the appearance of this disorder is often overlooked. The purpose of this study was to analyze the risk factors associated with Insomnia in the elderly living at home. This study was conducted observational case-control study design. Research sites in the Pelayanan Sosial Lanjut Usia Jombang and performed on 40 elderly people. The variables studied were age, sex, psychological, employment history, marital status, social support, lifestyle, chronic disease, sleep hygiene and Insomnia. Most of the elderly suffering from subtreshold Insomnia with heavy Difficulty Initiating Sleep. Gender (OR = 0.328), marital status (OR = 0.444), smoking (OR = 0.444) and drinking coffee (OR = 0.667) was a protective factor of Insomnia in the elderly. Age (OR = 2.250), social support (OR = 4.846), employment history (OR = 1.256), alcohol consumption (OR = 2.111), depression (OR = 22.667), anxiety (OR = 7.429), stress (OR = 12,000), chronic disease (OR = 6.926) and sleep hygiene (OR = 11,000) is a risk factor for Insomnia. Physical activity (OR = 1.000)] is not a risk or protective factor and no association with Insomnia. The conclusion that can be drawn are predisposing factors may be risk factors, but also as a protective factor Insomnia. Precipitating and perpetuating factors also play a role in the emergence of Insomnia in the elderly. The advice given is to act as coping with depression, anxiety and stress and give more attention to the elderly sleep disorders

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. FKM. 215-14 Say a
Uncontrolled Keywords: INSOMNIA; PSYCHOLOGICAL
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NILAM PUTRI INDAH WARNI SAYEKTI, 101011146UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLucia Y. Hendrati,, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 30 Oct 2014 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 23:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23864
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item