PEMODELAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION (GWR) PADA KASUS DATA ANGKA KEMATIAN BAYI DI PROVINSI NTT TAHUN 2013

MARTA LAILY RAMADANY, 101111032 (2015) PEMODELAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION (GWR) PADA KASUS DATA ANGKA KEMATIAN BAYI DI PROVINSI NTT TAHUN 2013. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABBSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-ramadanyma-38261-6.abstr-t.pdf

Download (548kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2015-ramadanyma-38261-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Analisis regresi linier memiliki asumsi residual yang harus dipenuhi yaitu identik, independen, dan distribusi normal. Jika salah satu asumsi tidak terpenuhi maka diduga terdapat aspek spasial yang mempengaruhi. Salah satu metode yang memperhatikan aspek spasial adalah Geographically Weighted Regression. GWR adalah pengembangan dari regresi linier dengan mengikutsertakan letak lintang dan bujur dari titik pengamatan. Pemodelan regresi spasial dapat diterapkan pada bidang kesehatan, misalnya pada kasus kematian bayi. Kasus kematian bayi bervariasi antar daerah yang dapat disebabkan karena karakteristik daerah yang berbeda. AKB di Provinsi NTT tahun 2012 adalah 45 kematian per 1.000 kelahiran hidup, sedangan AKB nasional adalah 32 kematian per 1.000 kelahiran hidup dan target MDG’s 2015 (23 per 1.000 kelahiran hidup). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan model GWR untuk menganalisis kasus kematian bayi di Provinsi NTT tahun 2013. Penelitian ini menerapkan metode GWR untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor yang mempengaruhi kematian bayi di Provinsi NTT. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari BPS Provinsi NTT tahun 2014 yang sudah dipublikasikan. Variabel bebas yang diteliti meliputi rasio puskesmas (X1), rasio posyandu (X2), persentase penduduk miskin (X3), angka melek huruf (X4), rata-rata lama sekolah (X5), persentase sumber air bersih (X6), persentase persalinan oleh tenaga kesehatan (X7). Hasil pengujian metode GWR berbeda setiap daerah. Model GWR menghasilkan nilai R2 sebsar 87,57%. Hasil GWR adalah terbentuk 4 kelompok berdasarkan kesamaan variabel yang berpengaruh terhadap kematian bayi. Faktor yang berpengaruh terhadap kematian bayi adalah rasio posyandu, persentase penduduk miskin, dan persentase rumah tangga yang menggunakan air bersih. Kesimpulan yang dapat diambil adalah hasil pemodelan GWR lebih baik dibandingkan regresi linier karena memiliki nilai AIC (120,701) yang lebih kecil dan R2 (87,57%) yang lebih besar. Model GWR akan terbentuk pengelompokan yang sebaiknya dapat ditampilkan dalam bentuk peta.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 95-15 Ram p
Uncontrolled Keywords: INFANT MORTALITY
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MARTA LAILY RAMADANY, 101111032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoenarnatalina Melaniani, Dr.. Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 10 Sep 2015 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 07:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23913
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item