STATUS FUNGSI PARU TENAGA KERJA PERUSAHAAN KAPUR DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (Studi di Perusahaan Kapur Gamping Guwo Lowo Puger Kabupaten Jember)

HANIF BAGUS AZHAR, 101111095 (2015) STATUS FUNGSI PARU TENAGA KERJA PERUSAHAAN KAPUR DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (Studi di Perusahaan Kapur Gamping Guwo Lowo Puger Kabupaten Jember). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-azharhanif-38322-6.abstr-t.pdf

Download (549kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2015-azharhanif-38322-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tenaga kerja perusahaan kapur sangat beresiko terpapar debu kapur yang bersifat iritan terhadap mukosa saluran pernapasan. Iritasi pada mukosa saluran pernapasan menyebabkan timbulnya peradangan dan produksi mukus yang berlebihan sehingga dapat memicu penyempitan saluran pernapasan. Penyempitan saluran pernapasan menyebabkan tenaga kerja beresiko mengalami gangguan fungsi paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari status fungsi paru pada tenaga kerja Perusahaan Kapur Gamping Guwo Lowo dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancang bangun cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi yaitu tenaga kerja tetap perusahaan. Penelitian dilakukan dengan kuesioner, observasi, pengukuran kadar debu total, dan fungsi paru. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier. Hasil pengukuran faal paru menunjukkan bahwa dari 16 tenaga kerja, terdapat 2 (12,5%) tenaga kerja mengalami gangguan fungsi paru obstruksi. Tidak ada tenaga kerja yang mengalami gangguan fungsi paru. Rata-rata usia tenaga kerja yaitu 41,94 ± 10,963 tahun. Terdapat 3 tenaga kerja yang termasuk dalam kategori obesitas ringan. tenaga kerja yang merokok yaitu 87,5%. Tenaga kerja yang selalu memakai masker yaitu 43,75%. Kadar debu area kerja berada diatas NAB, pada bagian penyiraman 146,76 mg/m3, bagian pengayakan 46,63 mg/m3 dan pengepakan 3,82 mg/m3.Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variabel paling berpengaruh terhadap nilai %FEV1 adalah variabel dosis paparan debu dan variabel paling berpengaruh terhadap nilai %FVC adalah dosis rokok. Sangat disarankan pada manajemen Perusahaan untuk menyediakan alat pelindung pernapasan yang lebih baik agar secara efektif dapat mengurangi jumlah debu yang terhirup saluran pernapasan. Selain itu manajemen aktif melakukan penyuluhan kepada tenaga kerja untuk mengurangi kebiasaan merokok dan menerapkan kebiasaan memakai masker yang baik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 119-15 Azh s
Uncontrolled Keywords: LUNGS - DISEASES AND PUBLIC HEALTH
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HANIF BAGUS AZHAR, 101111095UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSho’im Hidayat, dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 17 Sep 2015 12:00
Last Modified: 05 Jul 2017 23:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23934
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item