PERBEDAAN BERAT BAYI LAHIR ANTARA IBU DIABETISI DAN IBU NON-DIABETISI (Studi di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Tahun 2015)

EMI NUR CHOLIDAH, 101111021 (2015) PERBEDAAN BERAT BAYI LAHIR ANTARA IBU DIABETISI DAN IBU NON-DIABETISI (Studi di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Tahun 2015). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-cholidahem-38327-6.abstr-t.pdf

Download (189kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2015-cholidahem-38327-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only until December 2019.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengelolaan diet dan aktivitas fisik selama kehamilan adalah penting bagi kehamilan. Bagi ibu non-diabetisi, pengelolaan diet dan olahraga penting untuk mempertahankan berat badan normal, sedangkan ibu diabetes mellitus selain untuk mempertahankan berat badan normal juga untuk mempertahankan kadar gula darah normal. Hiperglikemia ibu dan status gizi lebih dapat menyebabkan luaran bayi berat lahir besar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan berat bayi lahir antara ibu diabetisi dan non-diabetisi dengan melihat kontrol gula darah melalui pola diet, ketepatan diet, dan kebiasaan olahraga dua kelompok responden di RSU Haji Surabaya. Penelitian dilakukan secara survei analitik dalam studi komparasi dengan desain Cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu diabetisi dan non-diabetisi, masing-masing 10 orang diambil secara simple random sampling. Analisis untuk studi komparasi menggunakan uji Independent T-Test dan Chi-Square α=0,05, Hasil penelitian dan analisis statistik menunjukkan bahwa pada komparasi Independent T-Test, tidak ada perbedaan berat bayi lahir antara ibu diabetisi dan non-diabetisi (p=0,208), yang didukung dengan tidak adanya perbedaan kontrol gula darah kehamilan, mulai dari pengelolaan diet dan olahraga. Studi komparasi Chi-Square pada tingkat konsumsi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat konsumsi energi (0,119) dan lemak, namun ada perbedaan konsumsi karbohidrat (p=0,024) dan protein (p=0,014). Uji perbedaan Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan kebiasaan olahraga (p=0,141) antara ibu diabetisi dan non-diabetisi. Secara distribusi diketahui bahwa ibu dengan kontrol gula baik menghasilkan bayi berat lahir normal, sebaliknya ibu yang mempunyai kontrol gula darah buruk menghasilkan bayi berat lahir besar. Kontrol gula darah buruk ditunjukkan dengan konsumsi energi berlebih yang tidak diiringi dengan olahraga. Ibu hamil diabetisi dan non-diabetisi hendaknya mengelola diet 3J (Jumlah, Jenis, Jadwal) sesuai kebutuhan kalori dan gizi seimbang serta melakukan aktivitas fisik untuk mencapai kesuksesan kehamilan. Ibu diabetisi harus berkonsultasi dengan ahli gizi terkait pengelolaan diet dan aktivitas fisik selama kehamilan sebelum terjadi konsepsi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 126-15 Cho p
Uncontrolled Keywords: DIABETES MELLITUS; PREGNANCY
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
EMI NUR CHOLIDAH, 101111021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W., Prof.,dr.,MS.,MCN.,Ph.D.,S p.GKUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 17 Sep 2015 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 15:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23939
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item