PENGARUH KEAKTIFAN JURU PEMANTAU JENTIK (JUMANTIK) TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) DAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) (Studi Pada Peiaksanaan;Gerakan Jumat Berseri "PSN 60 Menit" di Kota Mojokerto)

NOER SUCHUFI YULIANTI, 100311105 (2007) PENGARUH KEAKTIFAN JURU PEMANTAU JENTIK (JUMANTIK) TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) DAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) (Studi Pada Peiaksanaan;Gerakan Jumat Berseri "PSN 60 Menit" di Kota Mojokerto). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK1.pdf

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-yuliantino-5498-fkm33_0-k.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah sate penyakit menular yang setiap tahunnya menyebabkan KLB di Indonesia. Kota Mojokerto rnerupakan daerah endemis DBD dan ikut menyumbang jumlah kasus yang besar scat KLB nasional 2005 sampai Mei 2006. Kejadian DBD bergantung pada interaksi imunitas tubuh manusia dengan virus Dengue, lingkungan dan nyamuk Aedes aegypti. Kota Mojokerto dapat menurunkan ABJ sampai 95% pads minggu keempat September 2006 melalui "Gerakan Jumat Berseri + PSN 60 Menit" berkat peran Berta masyarakat dalam PSN dan keaktifan Jumantik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh karakteristik (jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan) terhadap keaktifan Jumantik, keaktifan Jumantik terhadap ABJ flan ABJ terhadap kejadian DBD di Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan arah studi cross sectional. Wawancara dilakukan terhadap 152 orang kader PSN RT (Jumantik). Sampel diambil dengan stratified random sampling. Data dianalisis dengan uji Regresi Logistik Berganda. Hasil penelitian iinenunjukkan sebagian besar responden perempuan, berusia nroduktif, berpendidikan menengah, tidak bekerja (ibu rumah tangga) dan Jumantik yang aktif. Sebagian besar ABJ per bu!an selama 10 bulan gerakan masih rendah (<95%) dan tidak ada kejadian DBD. Terdapat pengaruh keaktifan Jumantik terhadap tingginya rata-rata ABJ per bulan (p=0,032, OR=2,597), keaktifan Jumantik_: dalam abatisasi dan penyuluhan per bangunan terhadap tingginya rata-rata ABJ per bulan (p=0,045, OR=2,457) dan rendahnya rata-rata ABJ per bulan terhadap adanya kasus DBD (p=0,027, OR=4,252). Keaktifan Jumantik dalam PJB dan pelaporan hasil PJB tidak mempengaruhi tingginya ABJ. Jumantik yang aktif mempengaruhi tingginya ABJ dan tingginya ABJ mempengaruhi tidak adanya kasus BD. Oleh karena itu, diperlukan upaya meningkatkan keaktifan Jumantik melalui penyegaran yang lebih pers»asif dan memotivasi oleh Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. Kerja sama lintas program dan sektor juga diperlukan agar "Gerakan Jumat Berseri + PSN 60 Menit" efektif memutuskan rantai penularan DBD dan menurunkan angka keaskitan DBD.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 33/07 Yul p
Uncontrolled Keywords: DENGUE; HEMORRHAGIC FEVER
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NOER SUCHUFI YULIANTI, 100311105UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDr. Chatarina U.W, dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 27 Nov 2007 12:00
Last Modified: 02 Jul 2017 22:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23969
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item