KOMPARASI MODEL REGRESI LOGISTIK BERGANDA ANTARA METODE FORWARD DENGAN BACKWARD (Analisa Pengaruh Faktor Sosiodemograti, Perilaku dais Mobilitas Terhadap Kejadian Malaria di Daerah Berbatasan)

DIAN CHANDRAYANI, 100311249 (2007) KOMPARASI MODEL REGRESI LOGISTIK BERGANDA ANTARA METODE FORWARD DENGAN BACKWARD (Analisa Pengaruh Faktor Sosiodemograti, Perilaku dais Mobilitas Terhadap Kejadian Malaria di Daerah Berbatasan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK1.pdf

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-chandrayan-7250-fkm76_07.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Analisis regresi logistik adalah alat statistik yang digunakan untuk menganalisis pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen yang bersifat nominal dikotomus. Tujuan dari analisis regresi logistik adalah menemukan model prediksi yang paling sesuai dan paling hemat. Salah satu metode untuk membangun model prediksi adalah metode stepwise. Metode stepwise terdiri dari metode forward dan backward yang memiliki kriteria pemilihan variabel yang berbeda. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan model regresi logistik antara metode forward dengan metode backward yang diterapkan untuk mengetahui pengaruh faktor sosiodemografi (jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, riwayat kontak, kepemilikan kelambu, dan konstruksi rumah), faktor perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) dan faktor mobilitas dari masyarakat daerah berbatasan. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat evaluatif dengan memanfaatkan data primer yang bersifat observasional. Rancang bangun yang digunakan adalah kasus kontrol. Besar sampel kasus diambil secara total kasus yaitu sebanyak 35 kasus. Besar sampel kontrol diambil dengan perbandingan 1:2 dengan sampel kasus sehingga terdapat 70 kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara metode forward dan backward menghasilkan model yang berbeda. Variabel yang masuk pada metode forward adalah variabel bahan dinding (p=0,004) dan mobilitas (p=0,026), sedangkan metode backward variabel yang masuk ke dalam model adalah bahan lantai (p=0,018) dan mobilitas (p=0,035). Secara umum ukuran ketepatan model (Goodness of fit, R2, nilai -2LL) model backward lebih baik daripada model forward. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model yang paling baik secara statistik adalah model backward. Saran yang dapat direkomendasikan adalah dalam menggunakan analisis regresi logistik berganda hendaknya menggunakan metode backward sebagai langkah awal yang kemudian dibandingkan hasilnya dengan menggunakan metode forward. Seorang peneliti juga harus memperhatikan kajian teori dari variabel yang akan diteliti. Translation: Logistic regression is statistic tool used to analyze influences beetween different independent variables with the dependent variable (nominal dikotomus). The use of regression to find prediction model is by using stepwise selection. Stepwise selection consist of forward and backward method which have different variable selection criterias. The objectives of the research compared logistic regression model beetween forward method with backward method to analyze influences on sosiodemografi factors (sex, age, education, occupation, contact history, mosquito net ownership, and house construction), behaviour factors (knowledege, attitude, practice) and mobility from community in border area. It was an evaluatif research used primary data with observational case control study. Subjects that were selected by case total was 35 cases and because the cases had limited sample therefore the control sample was taken with the rasio Of 1:2 with the case sample. So 70 contols were acquired. The result of this research showed that beetween forward and backward method different models were obtained. The variables entered with the forward method was wall material (p=0,004) and mobility (p=0,026), while the variables entered with backward method was floor material (p=0,018) and mobility (p=0,035). Generally the fitted of model (goodness of fit, R2, value of -2LL) showed that the backward model was better than the forward model. In conclusion the best model statistically found in this research was the backward model. The recomendation that can be given in the application of multiple logistic regression was used of backward method as the first step and then compared the result with the forward method. Researchers should also pay attention to theories behind the variable will be researched.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 76/07 Cha k
Uncontrolled Keywords: Regresi Logistik; Logistic Regression; Forward; Backward
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA440-440.87 Study and teaching. Research
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA648.5-767 Epidemics. Epidemiology. Quarantine. Disinfection
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DIAN CHANDRAYANI, 100311249UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHari Basuki N, Dr., dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 06 Jun 2008 12:00
Last Modified: 02 Jul 2017 22:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23971
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item