PEMBUATAN NATA DE SOYA DAN IDENTIFIKASI HAZARD SERTA TITIK KRITIS DALAM PEMBUATANNYA

EKA ENDAH YULIANINGTYAS, 100531824 (2007) PEMBUATAN NATA DE SOYA DAN IDENTIFIKASI HAZARD SERTA TITIK KRITIS DALAM PEMBUATANNYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-yulianingt-9919-fkm209_-k.pdf

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-yulianingt-8280-fkm209_-7.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Limbah cair tahu mengandung banyak bahan organik yang apabila dibuang begitu saja dapat menimbulkan pencemaran. Limbah cair tahu akan lebih berguna dan bernilai ekonomis bila dimanfaatkan dan diolah menjadi nata de soya. Pada pembuatan nata de soya seyogyanya dilakukan identifikasi bahaya, penentuan titik kritis, penetapan batas kritis dan melakukan pemantaun sebagai penunjang sebagai upaya untuk menjamin keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat nata de soya dan mengidentifikasi bahaya serta menentukan titik – titik kritis dalam pembuatannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode yang dia unakan adalah comparative experiment. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah menyediakan limbah cair tahu dengan umar 0 jam, 6 jam, 12 jam, 18 jam dan 24 jam; membuat starter, membuat nata, mengidentitikasi bahaya dan menentukan titik kritis. Seluruh data yang didapat, diolah dan dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta diuraikan secara naratif. Hasil penelitian menenjukan bahwa limbah cair tahu dengan variasi umur limbah 0 jam, 6 jam dan 12 jam, proses fermentasinya berlangsung cepat dan nata di panen pada hari ke-15. Kualitas nata yang dihasilkan memiliki ketebalan 2 cm dan bertekstur kenyal serta berwarna putih transparan. Bahaya yang diidentifikasi meliputi bahaya fisik, kimia dan biologi. Titik k-ritis yang diidentifikasi sebanyak 14 titik kritis. Limbah cair tahu yang berumur hingga 12 jam dapat menghasilkan nata dengan proses fermentasi cepat dan kualitas nata yang baik dengan ketebalan 2 cm, tekstur nata yang kenyal dan berwarna putih transparan. Teridentifikasi adanya bahaya pada pembuatan nata de soya dan titik – titik kritis telah ditentukan. Disarankan kepada produsen tahu agar limbah cair tahu dimanfaatkan kembali sebagai nata de soya, tidak hanya dibuang ke bahan air sehingga menimbulkan pencemaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 209/07 Yul p
Uncontrolled Keywords: HAZARDOUS WASTES; FOOD INDUSTRRY AND TRADE
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
EKA ENDAH YULIANINGTYAS, 100531824UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRetno Adriyani, S.T., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 07 Jan 2009 12:00
Last Modified: 02 Jul 2017 16:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23985
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item