UPAYA MENURUNKAN JUMLAH KASUS DBD DI PUSKESMAS SEI BESAR KOTA BANJARBARU PROPINSI KALIMANTAN SELATAN : Studi Evaluasi Penyelidikan Epidemiologi DBD

TOTO SOENARDI, 100630239 (2008) UPAYA MENURUNKAN JUMLAH KASUS DBD DI PUSKESMAS SEI BESAR KOTA BANJARBARU PROPINSI KALIMANTAN SELATAN : Studi Evaluasi Penyelidikan Epidemiologi DBD. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-soenardito-9757-fkm520-k.pdf

Download (541kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-soenardito-9528-fkm52_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (800kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Incident rate kasus penderita DBD di Puskesmas Sei Besar Kota Banjarbaru lebih dan 7 kasus per 10.000 penduduk, masih di atas standar nasional yaitu 2 kasus per 10.000 penduduk pada tahun 2004 sampai dengan Nopember 2007. DBD adalah penyakit yang ditandai dengan demam tinggi mendadak, manifestasi perdarahan, trombositopem dan hepatomegali. Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis program penyelidikan epidemiologi DBD, tujuan khususnya adalah menganalisis proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan Penyelidikan Epidemiologi DBD, mengidentifikasi kelemahan dalam perencanaan dan pelaksanaan serta menyusun upaya menurunkan angka kejadian kasus DBD di Puskesmas Sei Besar Kota Banjarbaru. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif yaitu suatu pendekatan penelitian, dimana dalam pengumpulan data atau informasi tanpa dilakukan intervensi atau perlakuan pada populasi. Sampel penelitian ini sebanyak 10 orang yang terdiri dari petugas surveilans, Tim Epidemiologi Puskesmas dan Pengelola Program Pemberantasan Penyakit DBD di Puskesmas Sei Besar Kota Banjarbaru. Hasil penelitian dari semua kegiatan baik perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi masih kurang balk dan tidak sesuai dengan pedoman yang berlaku saat ini dalam kegiatan penyelidikan epidemiologi DBD, selain pada kegiatan melaksanakan penyelidikan epidemiologi sesegera mungkin dalam waktu 1 x 24 jam setelah diterimanya informasi adanya kasus DBD di wilayah kerja puskesmas. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan Penyelidikan Epidemiologi DBD di Puskesmas Sei Besar Kota Banjarbaru harus sesuai dengan pedoman yang berlaku saat ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 52/08 Soe u
Uncontrolled Keywords: DENGUE; HEMORRHAGIC FEVER
Subjects: A General Works > AZ History of Scholarship The Humanities > AZ191-193 Evaluation
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA440-440.87 Study and teaching. Research
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
TOTO SOENARDI, 100630239UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRatna Dwi Wulandari, SKM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 12 May 2009 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 18:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23996
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item