PERENCANAAN DAN PENENTUAN KEBUTUHAN OBAT DENGAN METODE FORECASTING TERPILIH DAN MMSL (MINIMUM MAXIMUM STOCK LEVEL)

ABDUL ROHIM, 100411402 (2008) PERENCANAAN DAN PENENTUAN KEBUTUHAN OBAT DENGAN METODE FORECASTING TERPILIH DAN MMSL (MINIMUM MAXIMUM STOCK LEVEL). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-rohimabdul-9767-fkm460-k.pdf

Download (464kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-rohimabdul-9618-fkm46_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (621kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengelolaan obat Apotik Puskesmas Medokan Ayu Surabaya belum berjalan dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari hasil evaluasi terhadap persediaan obat dan AHP selama I tahun menunjukkan adanya stagnant obat dan ABP yang mencapai lebih dari 74% untuk setiap tahun. Kecenderungan ini kemungkinan disebabkan karena belum optimalnya metode perencanaan kebutuhan obat yang ada saat ini. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kebutuhan obat dengan menggunakan metode forecasting terpilih dan MMSL (Minimum Maximum Stock Level) untuk mencegah terjadinya stagnant dan stockout obat di Apotik Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Penelitian ini merupakan studi manajemen yang menerapkan metode forecasting terpilih dalam menentukan kebutuhan obat untuk kelompok A yang dihitung dengan menggunakan metode MMSL (Minimum Maximum Stock Level). Berdasarkan waktunya jenis penelitian ini adalah penelitian cross sectional yang dilakukan secara observasional pada data sekunder tahun 2006 sampai dengan 2007 dan data pada waktu penelitian (Januari sampai dengan Maret 2008). Hasil penghitungan kebutuhan obat pada bulan Januari sampai dengan Maret 2008 menggunakan metode forecasting terpilih untuk amoksisilina 500 mg adalah 10974 tablet, antalgin 500 mg: 7265 tablet, asam askorbat 50 mg: 7422 tablet, CTM 4 mg: 7237 tablet, parasetamol 500 mg: 9877 tablet, vitamin B kompleks: 14294 tablet, gliseril guayakolat 100 mg: 7803 tablet, tiamina HCL 50 mg: 12518 tablet, deksametason 0,5 mg: 3324 tablet, demacolin: 6122 tablet, antasida doen: 5463 tablet, besi II sulfat 300 mg: 3985 tablet, ibuprofen 200 mg: 3537 tablet, kotrimoksazol dewasa: 3880 tablet. Serta ditentukan safety stock, stok minimum dan maksimumnya dan reorder pointnya. Dengan demikian diharapkan Apotik Puskesmas Medokan Ayu Surabaya melakukan penataan kembali pada pengelolaan obat, salah satunya bisa menerapkan metode forecasting terpilih (single exponential smoothing) dan MMSL (Minimum Maximum Stock Level) dalam melakukan perencanaan kebutuhan dengan konsekuensi telah tersedia sarana dan prasarana, kesiapan sumber daya manusia, dan tertatanya sistem koordinasi dan kerjasama tim yang solid.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 46/08 Roc p
Uncontrolled Keywords: DRUGS
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ABDUL ROHIM, 100411402UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWidodo.J.Pudjirahardjo,, dr.,M.S.,M.PH,Dr.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 22 May 2009 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 18:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24001
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item